Wali Kota Tasik Lantik 7 Pejabat, Satunya untuk Tekan Sebaran Corona?

351
0

KOTA TASIK – Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman melantik tujuh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, Kamis (9/04) siang.

Pelantikan di tengah merebaknya wabah Corona ini, dilakukan secara tertutup di Gedung Balekota Tasikmalaya.

Budi mengatakan, empat dari tujuh pejabat yang baru dilantik itu akan menjabat sebagai lurah di Kelurahan Singkup, Empangsari, Setiaratu, dan Setiajaya.

Baca juga : Awas! Ada 73 OTG Corona di Kota Tasik, Warga Diminta Waspada
Baca juga :  Tekan Covid-19, Polisi Razia Orang tak Bermasker di Kota Tasik

Dua orang dilantik sebagai Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik serta Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB).

Sementara satu orang dilantik sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan.

Menurut dia, pelantikan itu dilakukan lantaran tujuh jabatan tersebut sudah lama kosong.

Loading...

Karena itu, tujuh jabatan tersebut mesti diisi agar seluruh program pemerintah dapat berjalan maksimal.

“Jangan dipikir pelantikan ini mengambil momen Corona. Ini memang harus dilakukan,” katanya kepada radartasikmalaya.com, Kamis (9/04) siang.

Ia mencontohkan, peran lurah sangat penting dalam upaya pemerintah memutus penyebaran virus corona.

Pasalnya, pemerintah ingin membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari pusat hingga level rukun warga (RW).

Menurut dia, pembentukan Gugus Tugas di tingkat RW memerlukan peran lurah yang besar.

Selain itu, Pemkot Tasikmalaya juga akan menggunakan dana kelurahan untuk penaganan Covid-19. Karena itu, pimpinan di kelurahan tak boleh kosong.

Ihwal dua pejabat di lingkungan BPBD, Budi beralasan, saat ini instansi tersebut menjadi salah satu garda terdepan dalam mengatasi corona.

Menurut dia, seluruh jabatan harus diisi agar kegiatan BPBD juga berjalan maksimal.

Terkait dilantiknya Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, lanjut dia, kegiatan pembangunan tetap penting meski corona sedang mewabah.

“Sekarang ada pergeseran anggaran pembangunan, karena posisi itu harus diisi segera. Di sisi lain, pembangunan harus tetap berjalan meski sedang fokus corona,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.