Wali Kota Turunkan Alat Peraga Kampanye 01

29
Dokumentasi Setda Kota Tasikmalaya COPOT APK. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menertibkan baliho bergambar paslon pilpres di lingkungan kediamannya, Jalan KH Ma’mun Sodik Bojong Kecamatan Cipedes Minggu (14/4).

TASIK – Penertiban alat peraga kampanye (APK) di Kota Tasikmalaya tak hanya dilaksanakan para peserta dan penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman pun turun langsung menertibkan APK yang berada di dekat rumah dinasnya di Jalan KH Ma’mun Sodik, Bojong Kaum, Cipedes, Kota Tasikmalaya Minggu (14/3).

Di hari pertama masa tenang, usai apel siaga bersama Petugas Bawaslu di Halaman Upacara Bale Kota Tasikmalaya H Budi Budiman ditemani Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Tasikmalaya  dan Satuan Polisi Pamong Praja menurunkan baliho bergambar calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf. Aksi tersebut, untuk memberi contoh terhadap peserta pemilu maupun tim kampanye supaya berinisiatif menertibkan APK masing-masing. “Itu sudah menjadi sebuah aturan (menurunkan APK, Red). Artinya hari ini termasuk yang ada di lingkungan saya sendiri, saya tertibkan,” kata Budi .

Dia menilai penertiban APK seharusnya merupakan tanggung jawab peserta pemilu,

artinya setiap calon anggota legistlatif maupun tim kampanye harus mau menertibkan sendiri APK yang telah terpasang di sarana publik atau lahan pribadi. “Maka kita imbau untuk segera menertibkan APK masing-masing yang tersebar di Kota Tasikmalaya. seluruh elemen masyarakat dan peserta pemilu menertibkan di saat masa tenang ini,” ucapnya.

Menurutnya, di masa tenang ini, Bawaslu akan bekerja menertibkan APK yang masih terpasang. Petugas kepolisian dan Satpol PP pun, membantu proses penertiban apabila dibutuhkan. “Mari ciptakan masa tenang dengan suasana tenang dan damai juga. Supaya menjelang masa pencoblosan esensi pesta demokrasi semakin terasa,” ajaknya.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin menyebut penertiban tidak dimulai langsung tepat pukul 00.00 saat masa tenang dimulai. Hari pertama dimulai siang hari, sebab memerlukan fisik yang prima ketika di malam hari seluruh jajaran pengawas baik di tingkat kecamatan, kelurahan sampai TPS harus menertibkan pada dini hari. “Ini tidak cuma hari ini, melainkan 3 hari ke depan. Kita libatkan seluruh jajaran mulai pengawas TPS 2.063, kelurahan 69 dan 30 orang pengawas kecamatan,” terangnya memaparkan.

Ijang menjelaskan prinsipnya di hari tenang ini tidak boleh ada kegiatan kampanye, termasuk pemasangan APK. Untuk itu, kaitan dengan penertiban yang dilaksanakan Bawaslu merupakan penindakan pelanggaran ketika APK masih terpasang saat masa tenang dimulai. “Kita sudah imbau peserta pemilu menertibkan diri APK masing-masing. Sesuai amanat PKPU berbunyi bahwa peserta harus tertibkan APK masing-masing di masa tenang,” tandasnya.(igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.