Waspada Penipuan Makin Marak

Wanita Jadi Target Pemerasan di Medsos

53
0
BERBINCANG. KBO Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota Iptu Ikhwan SSos SH MH (kanan) bersama Kasubbag Humas Iptu Nurrozi membahas kejahatan di dunia internet di Pos Ronda 99 Radar Tasikmalaya TV, Jumat malam (9/8). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

Kaum hawa yang gemar berselancar di media sosial, kini harus lebih hati-hati ketika berkomunikasi dengan orang tak dikenal. Jangan sampai terkena jebakan yang akhirnya menjadi korban pemerasan.

Hal itu terungkap dalam Talk Show Pos Ronda 99 di Studio Radar Tasikmalaya TV yang diisi KBO Reskrim Polres Tasikmalaya Kota Iptu Ikhwan dan Kasubbag Humas Iptu Nurrozi, Jumat malam (9/8). Pada kesempatan tersebut, diungkap berbagai tindak pidana yang berkaitan dengan jaringan internet termasuk media sosial.

KBO Iptu Ikhwan SSos SH MH mengemukakan masyarakat jangan terlalu serius dalam menanggapi komunikasi dari orang yang tidak dikenal. Karena tidak menutup kemungkinan, orang tersebut memiliki niat jahat demi kepentingan sendiri. “Ini pernah terjadi di Tasikmalaya,” ujarnya.

Modus yang dilakukan pelaku, kata Ikhwan, yakni menggunakan akun media sosial dengan nama dan foto palsu. Akun tersebu, kemudian melancarkan rayuan kepada perempuan dengan mengaku sebagai pegawai salah satu perusahaan BUMN dengan gaji besar.

“Pelaku menggunakan foto lelaki yang ganteng,” tuturnya.

Dengan iming-iming janji, pelaku berhasil meyakinkan korban. Yang akhirnya jatuh pada jebakannya, mereka terus berkomunikasi sampai melakukan video call. Liciknya, tampilan laki-laki dibuat lebih gelap supaya wajahnya tidak terlihat.

Di situ, si korban di minta untuk menunjukkan adegan-adegan vulgar. Tanpa diketahui korban, pelaku merekam aktivitas panggilan video tersebut. “Akhirnya pelaku menggunakan video tersebut untuk memeras harta korban. Korban diancam akan disebarkan video,” tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau supaya kaum hawa menggunakan media sosial sebagai sarana hiburan. Kalau pun berharap jodoh dan ada lawan jenis yang berniat serius, jangan ditanggapi sebelum bertemu secara langsung. “Kalau serius ya minta ketemu saja di darat,” terangnya.

Menurut Ikhwan, harga diri dan kehormatan perempuan itu sangat berharga sehingga benar-benar harus dijaga. Salah satunya dari ancaman orang tidak bertanggungjawab yang menyalahgunakan media sosial. “Tidak mengenal kalangan menengah ke bawah atau ke atas, perempuan harus menjaga kerhormatan,” paparnya.

Dalam talk show tadi malam, di bahas juga berbagai modus kejahatan yang berkaitan dengan UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) lain. Di antaranya yakni hoaks, ujaran kebencian dan berbagai modus penipuan lainnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.