Wanita Warga Sukaresmi Garut Tidur Pake Perhiasan, Dibunuh Tetangganya..

158
0
KRONOLOGI. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng diwawancara soal kasus pencurian dengan pembunuhan. yana taryana / rakyat garut

KARANGPAWITAN – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut menangkap seorang pria yang diduga pelaku pencurian disertai pembunuhan. Korbannya wanita paruh baya di Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaresmi beberapa waktu lalu. Pelaku berinisial AM (20) ditangkap ketika hendak menjual perhiasan yang diambil dari korban bernama Uta (65).

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan aksi pencurian disertai pembunuhan terjadi pada Rabu (8/4) dini hari. Saat itu, pelaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel pintu dapur rumah korban.

Baca juga : 1 Kampung di Cigedug Garut Bisa Diisolasi Mandiri, 1 Warganya Meninggal Positif Corona

Setelah itu, pelaku masuk ke kamar korban dan langsung mengambil kalung emas seberat 9,5 gram yang sedang dipakai korban. “Saat pelaku ambil kalung, korban tersadar dan bangun. Melihat korban bangun, pelaku langsung membekap (dan mencekik) korban hingga meninggal,” ujar Maradona kepada wartawan Kamis (23/4).

Maradona menyebut awalnya keluarga korban tidak menyangka saat ditemukan meninggal, perempuan paruh baya itu korban pembunuhan. Hal itu karena usia korban yang sudah sepuh dan tidak ada tanda kekerasan yang signifikan di tubuh korban. “Korban ini memang tinggal sendiri, jadi tidak ada yang melihat kejadian ini, ditambah tidak ada luka di tubuh korban,” kata dia.

Tetapi setelah beberapa hari korban dikubur, pihak keluarga korban menyadari kalung emas yang biasa dipakai korban sudah tidak ada. Dari kecurigaan itu, keluarga korban melaporkan kejanggalan kematian korban kepada pihak kepolisian. “Dari laporan itu, kami selidiki untuk mengungkap pelaku pembunuhan,” katanya.

Loading...

Dalam proses penyelidikan ini, pihaknya mendapatkan kabar bahwa ada salah satu warga berinisial AM yang tempat tinggalnya dekat dengan rumah korban hendak menjual kalung emas. Setelah diselidiki emas itu milik korban. “Kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka AM,” ungkapnya.

Baca juga : Warung Tuak di Haurpanggung Garut Digerebek Polisi

Berdasarkan hasil pemeriksaan, disebut Maradona, AM mengaku bahwa beberapa hari sebelumnya sekitar pukul 01.00 dini hari sudah memiliki niat melakukan aksi pencurian di rumah Uta. Atas pengakuan AM, Maradona mengaku sudah menggali kubur Uta dan mangautopsi jenazahnya. Hasil autopsi diketahui terdapat bekas cekikan pada leher korban dan keretakan di bagian tulang lehernya.

“Atas perbuatan AM, kita kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.