Warga Berbondong-bondong Buat Surat Jalan Lintasi Perbatasan Jabar-Jateng

1052
0
SURAT JALAN. Beberapa warga mengajukan permohonan surat jalan melintasi wilayah pasca diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar Se-Jawa Barat.
SURAT JALAN. Beberapa warga mengajukan permohonan surat jalan melintasi wilayah pasca diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar Se-Jawa Barat.

BANJAR – Masyarakat berbondong-bondong mendatangi Sekretariat Crisis Center Covid-19 Kota Banjar. Mereka membuat surat jalan untuk melintasi perbatasan pasca diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat.

Tim Crisis Center Covid-19 Kota Banjar Dedi Suardi mengatakan sejak diberlakukan PSBB, banyak masyarakat yang membuat surat jalan melintasi perbatasan.

Kata dia, mereka yang ingin membuat surat jalan harus membuat pengajuan sehari sebelum berangkat dengan melampirkan berkas dari desa atau kelurahan tempat tinggalnya.

“Kita buka pelayanan dari pukul 08.00 hingga 15.00 dan saat ini sudah banyak yang buat pengajuan ke kami,” ujar Dedi kepada wartawan Rabu (6/5).

Kata dia, masyarakat yang membuat surat jalan kebanyakan yang hendak pergi ke daerah tetangga, seperti Ciamis, Pangandaran, Cilacap dan Tasikmalaya.

Baca Juga : Kota Banjar Nol Positif Corona, Warga Banjarkolot Sudah Pulang

Loading...

Surat jalan, lanjut dia, diperuntukkan bagi masyarakat dan pegawai atau karyawan dari Kota Banjar yang bekerja atau ada urusan mendadak. Seperti menengok anaknya yang sakit di daerah perantauan. Namun harus ada surat keterangan dokter bahwa sedang sakit.

“Untuk saat ini kita hanya menerima pengajuan pembuatan surat jalan dan belum melakukan pemeriksaan terhadap warga yang akan melintas,” tuturnya.

Kata dia, pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinkes Kota Banjar agar bisa membantu melakukan pengecekan terhadap mereka yang akan melintas.

Hal tersebut untuk memastikan bahwa masyarakat yang akan melintas benar-benar dalam keadaan sehat.

Salah seorang warga Syarifudin mengaku membuat surat jalan melintasi perbatasan untuk menengok keponakan yang sedang sakit. Keponakannya hanya seorang diri di luar kota.

“Kan kasian bisi kenapa-kenapa, soalnya tidak tega,” tuturnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.