Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas II B Tasik di-Swab Test

360
0
radartasikmalaya
Karyawan Lapas Kelas IIB Tasik saat ditest swab petugas Dinkes, Rabu (04/11) siang. denden ahdani / radar tv

KOTA TASIK – Melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya membuat pihak Lapas Kelas II B Tasik melakukan langkah antisipasi dini.

Langkah antisipasi dengan melakukan uji usap atau Swab Test terhadap warga binaan dan pegawai Lapas, Rabu (04/11) siang.

Kalapas Kelas II B Tasikmalaya, Sulardi mengatakan, sedikitnya 289 warga binaan dan 92 karyawan lapas yang mengikuti uji usap atau swab test.

Pelaksanaan swab tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya yang meningkat cukup signifikan.

“Seperti diketahui Kota Tasik kan masih dalam situasi pandemi,” katanya kepada wartawan.

“Maka sebagai langkah pencegahan dan untuk mengetahui sejauh mana penyebaran covid-19 di dalam Lapas,” sambungnya.

Terang dia, pihaknya melakukan swab test ini terhadap warga binaan dan karyawan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik.

Menurut dia, pelaksanaan swab ini sangat penting dilakukan agar bisa diketahui lingkungan lapas bebas dari Covid-19.

Orang nomor satu di Lapas Kelas II B ini berharap, seluruh hasil swab warga binaan dan karyawannya negatif virus corona.

“Pemeriksaan swab ini penting, karena kami ingin mengetahui Lapas Tasik bebas dari Covid-19. Mudah mudahan nanti hasilnya negatif semua,” harapnya.

Dia menambahkan, jika hasil Swab ditemukan ada yang posisitif Covid-19, pihaknya akan langsung melakukan isolasi terhadap pasien yang terkonfirmasi positif.

Untuk warga binaan, akan langsung diisolasi mandiri di kamar yang sudah disediakan, sedangkan untuk karyawan, akan diisolasi di rumah sakit milik Pemerintah Daerah atau di Rusunawa Universitas Negeri Siliwangi.

“Kalaupun hasilnya nanti ada yang positif, kita akan langsung melakukan isolasi. Untuk warga binaan solasinya mandiri di kamar yang sudah disiapkan,” tambahnya.

Jika karyawan, jelas dia, akan diisolasi di rumah sakit pemerintah daerah dalam hal ini RSUD Dokter Soekardjo atau di Rusunawa milik Universitas Negeri Siliwangi.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.