Warga Buru Pelaku Tabrak Lari

227
0
MENGECEK. Punduh Windusari Ucu Suhendi ditemani perangkat Desa Sukasetia mengecek CCTV untuk mencari jejak pelaku tabrak lari, Senin (17/6). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

CISAYONG – Warga Dusun Windusari, Sukasetia Kecamatan Cisayong memburu pelaku tabrak lari yang mengakibatkan Anindita Fatiyaturrahma (4) belum sadarkan diri dan dirawat di RS Margono Purwokerto.

“Hingga saat ini, warga masih dan terus mencari pelaku yang melarikan diri setelah menabrak Anindita. Semua warga terus berkoordinasi untuk mencari jejak pelaku,” ujar Ucu Suhendi, punduh Windusari saat ditemui Radar di kantor Desa Sukasetia, Senin (17/6).

Kata dia, berdasarkan keterangan saksi mata, pelaku melarikan diri usai menabrak ke arah kantor desa. Namun, saat melihat CCTV yang ada di desa, tidak terlihat ada kendaraan melintas pada jam dan hari yang sama setelah korban tertabrak sepeda motor pelaku.

“Saya sudah beberapa kali melihat CCTV ini, tapi benar-benar tidak terlihat ada yang melintas pada waktu itu. Kemungkinan, pelaku belok ke jalan lain dan tidak melewati desa. Karena ada jalan tikus yang tembusnya ke Jalan Ciawi-Singaparna,” paparnya.

Kata dia, saksi mata juga menyebut bahwa wajah pelaku yang menabrak Anindita masih muda dan sudah tidak asing.

“Warga menduga pelaku tabrak lari ini rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Maka dari itu, warga terus mencari keberadaan pelaku,” katanya.

Aang Kurniawan (35), warga sekitar lokasi kejadian mengaku kesal kepada pelaku yang seenaknya kabur melarikan diri setelah menabrak balita hingga tak sadarkan diri.

“Warga terus mencarinya, semoga pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkannya,” katanya.

Nia Kurnia (29), adik orang tua korban mengatakan anaknya, Serina (9) sedang bermain dengan Anindita pada saat kejadian. Namun, tiba-tiba dia langsung masuk ke dalam rumah dan mengatakan bahwa Anindita ketabrak oleh motor.

“Saya langsung ke luar rumah melihat sudah tergeletak dan dibawa oleh suami saya ke klinik lalu ke rumah sakit,” katanya.

Atas kejadian ini, kata dia, neneknya yang juga saksi mata kejadian tersebut sempat syok melihat cucunya belum sadarkan diri. “Hampir satu minggu selalu terpikirkan terus, tapi sekarang sudah mulai tenang,” terangnya.

Kanit Laka Lantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Dedi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Cisayong yang mengakibatkan seorang balita belum sadarkan diri.

“Laporan yang masuk sudah ada, tapi belum bisa menyimpulkan itu korban tabrak lari, karena tidak ada saksi mata. Tapi hasil penyelidikan kami, itu bisa disebut ketabrak,” paparnya.(obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.