Warga Ciamis Melanggar Prokes Akan Disanksi

52
0
PERSIAPAN PROTOKOL KESEHATAN. Rahmanto, ketua KPPS mempersiapkan tempat mencuci tangan di TPS 006 di Aula Pesantren Al-Nur Dusun Gandasari RT 9 /05 Desa Gunung Cupu Kecamatan Sindangkasih, Jumat (18/12). Hari ini (19/12), di Kabupaten Ciamis dilaksanakan Pilkades Serentak. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Calon kepala desa harus menerapkan protokol kesehatan saat Pilkades Serentak Kabupaten Ciamis Sabtu (19/12). Jika mereka melanggar, maka akan mendapatkan sanksi.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Desa (DPMPD) Kabupaten Ciamis Risa Sugara SSTP MSi menjelaskan sanksi yang akan diberikan kepada calon kepala desa yang melanggar protokol kesehatan yaitu pertama teguran lisan, lalu tertulis satu, tertulis dua dan seterusnya. Jika pelanggarannya berat, bisa sampai didiskualifikasi.

“Ada tahapan yang kita lakukan bila melanggar protokol kesehatan,” ujar Risa, Jumat pagi (18/12).

Pihaknya mengimbau kepada 509 calon kepala desa harus menerapkan protokol kesehatan, karena itu sangat penting karena penerapan protokol kesehatan di Pilkades merupakan salah satu anjuran pemerintah.

Baca juga : FUI Ciamis Audiensi ke DPRD, Tuntut Keadilan

Di setiap TPS, kata dia, harus ada tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun (pengecek suhu panas) dan menerapkan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Kami tekankan semua harus menerapkan protokol kesehatan, dengan ketat,” kata dia memaparkan.

Risa menambahkan, dari 509 calon kepala desa se-Kabupaten Ciamis yang berkompetisi, satu orang meninggal dunia yaitu di Desa Sindangkasih. Dia meninggal dunia karena sakit.

Sedangkan di Kecamatan Panjalu, kata dia, ada satu calon kepala desa yang menjadi tersangka. Meski demikian, mereka belum dinyatakan gugur. Namun ketentuannya dilihat dari hasil setelah pemilihan.

“Kalau yang meninggal dunia misalkan menang ya nanti bisa digugurkan dan yang memang sesuai urutan angka yang unggul. Kalau yang tersangka menang atau bahkan sudah ditahan tidak membatalkan pencalonan. Contohnya kalaupun nanti yang bersangkutan itu memang dalam Pilkades dan dilantik, tetap saja diangkat dalam kesempatan pertama dan nantinya diberhentikan.
Namun pemberhentian itu juga menunggu bila terbukti putusan atau vonis pengadilan,” kata Risa menjelaskan.

Risa menegaskan tindak pidana korupsi itu tidak melihat tuntutan masa tahanan. Jadi kalau sudah divonis, maka diberhentikan. Sebaliknya kalau dia jadi menang dalam Pilkades dan sudah dilantik tapi bersangkutan itu statusnya ditahan dan belum ada vonis pengadilan, sifatnya diberhentikan sementara sambil menunggu bersalah atau tidak (vonis).

“Kalau sudah benar inkrah dari pengadilan atau vonis, baru diberhentikan. “Kalau memang dia diangkat dan diberhentikan sementara, kalau vonis baru diberhentikan dari kadesnya,” kata dia menjelaskan.

Dihubungi terpisah, tokoh masyarakat Desa Sindangkasih Edi Komarudin membenarkan bahwa di Desa Sindangkasih ada calon kepala desa yang meninggal dunia karena sakit stroke.
“Saya hanya bisa mendoakan semoga beliau diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya mendoakan.

Logistik Sudah Siap
Risa menjelaskan persiapan menjelang hari pencoblosan, sampai saat ini sudah siap. Mulai logistik, kelengkapan, lokasi TPS dan undangan pemilih sudah disebarkan di semua desa.

TPS juga ada penambahan. Kini jumlahnya menjadi 1.231 TPS. Penambahan jumlah TPS karena supaya tidak berkerumun. Untuk itu, di setiap TPS jumlah pemilih di bawah 500. “Makanya kita ketahui rata-rata di satu desa itu ada dua TPS, sampai ada yang 20 TPS,” kata Risa memaparkan.

Dihubungi terpisah, Ketua KPPS Rahmanto menjelaskan di TPS 006, di Aula Pesantren Al-Nur Dusun Gandasari RT 9 /05 Desa Gunung Cupu Kecamatan Sindangkasih, jumlah pemilihnya 385 orang. Jumlah di bawah 500 pemilih itu sebagai langkah penerapan protokol kesehatan maksimal.

Langkah lainnya yaitu mengatur calon pemilih yang akan mencoblos.
“Saya akan memperketat protokol kesehatan semaksimal mungkin karena tidak mau ada yang kena corona,” ujarnya menjelaskan. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.