Warga Ciamis tak Pakai Masker Dihukum Push Up

191
0
ISTIMEWA BAGIKAN MASKER. Anggota Koramil 1304 Panumbangan memberikan masker kepada pengguna kendaraan yang tidak menggunakan masker Senin (13/4). Sebelumnya, mereka disuruh push up agar disiplin.

CIAMIS – Masyarakat harus disiplin dan menaati imbauan pemerintah untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Karena penggunaan masker merupakan salah satu upaya mencegah penularan Covid-19.

Di Posko VII Warungdoyong, Panumbangan, tim gabungan, kemarin (13/4), membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan. Terutama kepada mereka yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Baca juga ; Begini Cara Perangi Corona Ala Warga Ciherang Ciamis

Danramil 1304 Panumbangan Kapten Arm Darmin menjelaskan di Posko VII Warungdoyong, pihaknya bersama tim gabungan memberlakukan gerakan disiplin penggunaan masker. Jadi, jika ada warga yang tak menggunakan masker, maka pihaknya akan memberikan teguran dan hukuman disiplin yaitu push up.

“Kami di sini bertugas bersama tim gabungan, baik Polsek, Dishub, Tagana dan yang lainnya semuanya berperan aktif memutus penularan Covid-19 di perbatasan Panumbangan Kabupaten Ciamis-Tasikmalaya,” jelas Danramil Senin (13/4).

Danramil menjelaskan penjagaan di Posko VII dilaksanakan selama 24 jam. Di sana, dua anggotanya berjaga penuh.

Loading...

“Kebetulan untuk hari ini (kemarin) ada pembagian masker serta penerapan disiplin kepada masyarakat, semua anggotanya dilibatkan. Berikut pengecekan suhu tubuh pemudik serta penyemprotan (disinfektan) juga dilakukan agar masyarakat lebih aman dan nyaman saat melintas ke Ciamis atau Tasikmalaya,“ ujarnya.

Kepada masyarakat, Danramil mengimbau agar menggunakan masker saat ke luar rumah. Jika ketahuan anggotanya, maka warga yang melanggar imbauan tersebut, akan disuruh push up. Itu agar warga tersebut disiplin.

“Baru setelah selesai belasan push up diberikan masker dan disuruh masker dipakai dan pergi. Hal itu kami lakukan karena sayang terhadap mereka agar tidak tertular atau sebaliknya menularkan, makanya wajib pakai masker,” bebernya.

Baca juga : SPP Ciamis Salurkan Hasil Bumi untuk Buruh Perantau Korban Covid-19 di Jakarta

Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Mumu Najmuddin menjelaskan warga yang masuk dari perbatasan Tasikmalaya ke Ciamis kurang disiplin, terutama anak muda. Mereka tidak memakai masker. Maka mereka disuruh push up ditempat. Setelah itu mereka diberikan masker dan boleh pulang.

“Saya sangat apresiasi kepada para anggota TNI Koramil, karena guna menerapkan disiplin terhadap warga yang tidak mengindahkan peraturan pemerintah, semoga ke depannya masyarakat lebih sadar memakai masker,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.