Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.8%

19.6%

8%

68.6%

Warga Cidolog Ciamis Diminta Bungkus Daging Kurban Pake Besek, Begini Kata Camat..

737
0
LATIHAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN
Pelatihan penyembelihan hewan kurban di Kecamatan Cidolog Ciamis, Sabtu (25/07). foto: iman s rahman/ radartasikmalaya.com

CIAMIS – Warga di Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis merubah pola penggunaan plastik ke besek (kotak bungkus terbuat dari bambu) untuk daging hewan kurban, yang akan dibagikan.

Bahkan, Camat Cidolog H Otong Bustomi SPt MP, pihaknya telah menyarankan kepada seluruh panitia Qurban di Cidolog untuk menggunakan besek sebagai wadah daging kurban dan tak menggunakan lagi kantong plastik keresek.

“In syaa Allah warga sudah siap menggunakan besek. Hal tersebut dilaksanakan untuk mencegah kontaminasi daging dengan zat kimia yang diduga terkandung dalam kantong keresek,” paparnya.

Otong menambahkan, penggunaan keresek juga sekaligus mencegah pencemaran tanah karena kantong plastik sulit terurai dalam tanah.

Disamping itu dengan menggunakan besek akan mendorong pengrajin pipiti atau besek untuk meningkatkan produksinya.

“Makanya kami terapka besek untuk mengemas daging,” terang Otong kepada Radar, Sabtu (25/7) siang.

Otong menambahkan, pihaknya juga menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA), kerjasama antara GP Anshor, MUI, Kecamatan Cidolog dan DPW JULEHA Jabar.

“Pelaksanaan Qurban pada saat pandemi Covid -19 dan cara penyediaan daging Qurban yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH), ” paparnya.

Lanjut Otong, dalam acara tersebut hadir Ketua MUI Cidolog KH Ahmad Hidayat sekaligus memberikan materi Fikih Qurban.

Sementara DPW JULEHA JABAR memberikan praktek langsung cara merobohkan ternak, mengasah pisau dan cara penyembelihan yg halal.

Kini, di Cidolog sudah terbentuk Kepengurusan JULEHA di tingkat kecamatan, meski di tingkat kabupaten belum terbentuk.

“Kami berharap nantinya di setiap DKM ada JULEHA yang trampil yang mampu memberikan layanan kepada masyarakat baik pada acara aqikah ataupun setiap pelaksanaan Qurban,” ujarnya.

Para peserta pelatihan datang dari Kecamatan Cidolog, Mekarjadi Sadananya, Cipaku, Rancah, Baregbeg, Ciamis bahkan dari Manonjaya Tasikmalaya.

“Namun pelaksanaan pelatihan tetap menggunakan Protokol Kesehatan sesuai dengan Adaptasi Kebiasaan Baru,” tuntasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.