Warga Cineam Minta Kepastian Ganti Rugi

423
0
AUDIENSI. Perwakilan warga Cineam Kabupaten Tasikmalaya meminta kejelasan kepada pihak BBWS Citanduy Rabu (3/7). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Warga Cineam Kabupaten Tasikmalaya kembali mendatangi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy Rabu (3/7). Mereka menagih kepastian pencairan ganti rugi tanah miliknya.

Salah seorang perwakilan warga Cineam, Iis (45) mengatakan kedatangannya ke kantor BBWS Citanduy ingin mengetahui sejauh mana dan kapan kepastian pencairan ganti rugi tanah yang terdampak Bendungan Leuwikeris.

“Kebanyakan ibu-ibu yang datang ke sini (BBWS Citanduy, Red),” ujarnya kepada wartawan usai pertemuan dengan PPK Leuwikeris di ruang rapat Satuan Kerja (Satker) Bendungan Leuwikeris.

Sebagai pemilik tanah, dirinya hanya ingin memperjuangkan hak dari dampak pembangunan Bendungan Leuwikeris. Sebab sebagian warga sudah mendapat penggantian. “Saya mah cuma satu hektare, nggak banyak,” ungkapnya.

PPK pengadaan tanah Bendungan Leuwikeris Aditya mengatakan proses pembangunan Bendungan Leuwikeris masuk tahap dua pembebasan tanah yang digenangi air Bendungan Leuwikeris dengan luas sekitar 240 hektare.

“Tahapan ini juga kita masih dalam konsultasi dengan konsultan. Dan proses juga cukup lama tentunya,” imbuhnya.
Terkait harga tanah, kata dia, variatif. “Kita juga masih menunggu masalah harga, pastinya berapa harganya kita belum tahu,” tuturnya.

PPK fisik Bendungan Leuwikeris Budi Prasetyo menambahkan progres pembangunan bendungan hingga saat ini sudah mencapai 51 persen. Target tahun 2021 bisa selesai.

“Melihat kondisi di lapangan kita terkendala cuaca. Kemarin musim hujan jadi terkendala, namun saat ini kita genjot pembangunannya,” jelasnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.