Warga Diimbau Taat Bayar Pajak

24
RAMAH. Kepala KP2KP Kota Banjar Ukar Sukarno menunjukkan materi untuk sosialisasi taat bayar pajak dan laporan SPT tahunan di ruang kerjanya Rabu (13/2). (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Kesadaran akan pembayaran pajak menjadi sorotan serius Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kota Banjar.

Menurut Kepala KP2KP Ukar Sukarno, hingga saat ini kesadaran warga Banjar untuk taat membayar pajak masih rendah.

“Kami mengimbau masyarakat agar sadar pajak melakukan kewajiban perpajakan dengan benar, jujur,” kata dia di ruang kerjanya Rabu (13/2).

Dia menjelaskan wajib pajak yang telat melaporkan SPT tahunan akan dikenakan denda. Jika terlambat, orang pribadi kena denda Rp 100 ribu per tahun.

Dengan klasifikasi pajak pribadi seperti karyawan yang memiliki penghasilan sebesar Rp 54 juta dalam setahun.

“Sementara untuk wiraswasta, termasuk UMKM yang memiliki omset di bawah Rp 4,8 miliar per tahun itu dikenakan denda 0,5 dari total penjualan bruto,” katanya.

Sementara untuk SPT pajak penghasilan badan, dendanya Rp 1 juta jika telat melapor. Penghasilan badan itu seperti CV, PT, organisasi yayasan dan sebagainya.

“Pajak yang kami tangani di sini itu disetorkan ke kas negara APBN jadi beda dengan pajak pendapatan daerah. Pajak yang kami tangani juga tetap sama realisasinya akan digunakan lagi oleh pemerintah melalui APBN untuk pembangunan jalan, misalnya kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Jadi sangat penting pajak itu dibayar. Mayar pajak negara ajeg,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan laporan SPT tahunan kini bisa dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi e-Filing.

“Untuk laporan SPT bisa menggunakan aplikasi e-Filing, keuntungannya bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Batas waktu sampai 1 Maret, tidak perlu antre di kantor pajak,” katanya. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.