Warga Diminta Pandai Gunakan Medsos

53
0
AKBP Yulian Perdana. Cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana memastikan tidak ada laporan orang meninggal di masjid daerah Rancakole Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman. Menurut dia, informasi yang beredar di WhatsApp tersebut berita bohong atau hoax.

Kapolres meminta warga pengguna media sosial teliti sebelum menyebarkan informasi. “Yang mana? Tidak ada laporan ke kita. Dari anggota juga tidak ada laporan kejadian tersebut,” kata Kapolres Minggu (23/6). “Kami mengimbau masyarakat supaya bisa mem-filter informasi, dipastikan dulu kebenarannya,” kata dia.

Kasi Pemerintahan Desa Mulyasari Iskandar mengatakan di semua masjid di wilayah Rancakole tidak ditemukan orang meninggal.

“Sudah dicek di 27 masjid dan musala di Desa Mulyasari, tidak ada orang meninggal di dalam masjid,” katanya.

Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana mengatakan sebelumnya pemerintah kota sudah menyampaikan anti hoax. Seperti berita hoax orang meninggal di masjid, kata dia, itu akan membuat orang terganggu.

“Minimal membaca, mempertanyakan lalu menyebarkan. Sebenarnya dia itu hanya aspek kemanusiaan memberitahukan lalu keluarganya menemukan padahal beritanya bohong,” ungkap Nana.

Nana meminta ketika ada informasi seharusnya jangan ditelan mentah-mentah. Teliti dulu kebenarannya. Dia pun berpesan agar masyarakat pandai-pandai dalam menggunakan sosmed, juga memilih dan memilah setiap informasi. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.