Warga Garut Diminta Tak Khawatir Divaksin

18
0
DILANTIK. Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Garut masa khidmat 2021-2025 dilantik di Pendopo Garut, Rabu (10/2/2021). Pemkab meminta MUI membantu dalam penanggulangan Covid-19. Yana Taryana/Rakyat Garut
DILANTIK. Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Garut masa khidmat 2021-2025 dilantik di Pendopo Garut, Rabu (10/2/2021). Pemkab meminta MUI membantu dalam penanggulangan Covid-19. Yana Taryana/Rakyat Garut
Loading...

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut membantu dalam penanggulangan Covid-19. Hal ini karena angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut setiap harinya terus mengalami peningkatan.

“Kami memohon selain doa dari para ulama dan masyarakat, kami mohon kerjasamanya dalam penanggulangan Covid-19 di Garut,” ujar Wakil Bupat Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan usai menghadiri pelantikan pengurus MUI Garut masa khidmat 2021-2025 di Pendopo Garut, Rabu (10/2/2021).

Menurut Helmi, salah satu upaya yang bisa dilakukan MUI dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yakni memberikan pencerahan terhadap masyarakat terkait pelaksanaan vaksinasi.

“Sekarang ini kan nakes sudah mau beres, tinggal kedepannya pelaksanaan vaksinasi di masyarakat, jadi upaya pencerahan ini perlu dilakukan, supaya masyarakat mau divaksin,” ujarnya.

Helmi mengajak para ulama menyosialisasikan vaksin Covid-19 agar masyarakat Kabupaten Garut turut melakukan vaksinasi.

loading...

“Kami mohon kepada para ulama yang ada di kabupaten untuk membantu menyosialisasikan tentang vaksin Covid-19 sambil berdakwah di lingkungan masyarakat Garut,” ucapnya. Selain itu, Helmi meminta MUI untuk membuat edaran mengenai sosialisasi vaksin sampai ke tingkat desa.

Selain masalah pandemi Covid-19, pihaknya juga meminta MUI menyukseskan program Garut Bertakwa Maju Sejahtera. Sebab dikhawatirkan ada penyimpangan moralitas dan krisis akhlak.

“Kemarin juga ada pembunuhan keji di Garut. Ini harus jadi perhatian dalam membina akhlak masyarakat dan ini tugasnya MUI. Jadi kami minta kerjasamanya,” ujarnya.

Baca juga : Februari, Vaksinasi di Garut Harus Selesai

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Garut KH Sirojul Munir siap bekerja sama dengan Pemkab Garut dalam penanggulangan Covid-19. Pihaknya juga sudah membuat instruksi kepada para ulama di seluruh tingkatan dari mulai kecamatan hingga desa untuk sosialisasi vaksin Covid-19.

“Vaksinasi itu wajib hukumnya untuk mencegah supaya tidak tertular. Dalam Islam juga pencegahan penyakit itu fardu ain dan wajib dilaksanakan. Jadi kami akan mendukung pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 ini,” ujarnya.

Menurut Ceng Munir -sapaan akrab KH Sirojul Munir- berdasarkan fatwa MUI, vaksin Covid-19 halal dan aman digunakan. Masyarakat jangan khawatir.

“Kami minta masyarakat jangan takut untuk divaksinasi, ini untuk pencegahan. Kami jamin ini halal dan suci digunakan,” ujarnya. Ceng Munir juga akan terus membantu pemerintah dalam menyukseskan program Garut Taqwa Maju Sejahtera. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.