Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.3%

70.1%

Warga Imbanagara Raya Ciamis Ngaku tak Terima Bantuan Apapun, Ngutang ke Warung Selama Pandemi Corona

363
0
BERHARAP. Pasangan suami istri  Abas (56) dan Atih Hartini (50) warga  Dusun Warungkulon Desa Imbanagara Raya mengharapkan bantuan Covid-19, Senin (8/6). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Bantuan dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 belum dirasakan merata oleh masyarakat.

Seperti yang dialami pasangan suami istri, Abas (56) dan Atih Hartini (50) warga Dusun Warungkulon RT/RW 02/02 Desa Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis, Senin (8/6).

Baca juga : Pasar Panjalu Ciamis Mulai Dibuka Lagi

“Saya sudah tiga bulan lebih tidak bisa berjualan gula kelapa karena pandemi Covid-19. Dampaknya tidak ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga hanya mengandalkan pemberian anak dan mengutang ke warung,” ujarnya kepada Radar di rumahnya, kemarin.

Padahal, kata dia, tiga bulan lalu ada yang datang melakukan pendataan untuk bantuan terdampak Covid-19.

Termasuk berbagai persyaratan seperti fotokopi KTP, KK dan lainnya sudah diserahkan kepada petugas.

“Katanya untuk diajukan dapat bantuan BLT pusat dari desa, provinsi atau pemerintah daerah,” katanya, menjelaskan.

“Sampai saat ini, sudah tiga bulan lamanya dari pendataan, saya belum menerima bantuan apapun. Padahal itu sangat diharapkan di tengah pandemi seperti ini, karena sudah tidak ada lagi penghasilan,” ujarnya, menambahkan.

Kata dia, mungkin dirinya tidak menerima karena pemerintah melihat rumah yang sudah terbangun secara permanen.

Namun, itu bukan menjadi gambaran bisa hidup layak dan kecukupan di tengah pandemi Covid-19 yang sudah tak ada penghasilan.

“Memang kalau tidak ada pandemi saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun, setelah ada pandemi semuanya serasa berat, karena tidak bisa lagi berjualan dan kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan anak dan mengutang di warung,” katanya.

“Makanya saya sangat mengharapkan sekali bantuan bagi yang terdampak corona. Karena identitas sudah diambil, mudah-mudahan segera ada bantuan yang bisa diterima untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya, menambahkan.

Kepala Dusun Warungkulon Kecamatan Ciamis Darli  mengatakan, Abas memang sudah diminta data identitas dan akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan terdampak Covid-19 dari Pemkab Ciamis.

“Memang yang mendata adalah saya, RT dan diketahui oleh kepala dusun dan BPD. Namun sejauh ini mengenai yang Pak Abas belum masuk, mungkin bisa saja nanti, karena per RT kuotanya hanya lima KK,” katanya, menjelaskan.

Baca juga : TPT Jalan Desa Sukahurip Ciamis Longsor, Petani Merugi

Kaur Umum Dasa Imbanagararaya Maman menambahkan, bantuan dari BLT-DD yang menentukan siapa yang menerima bantuan adalah musyawarah RT, RW, kepala dusun, LPM, tokoh masyarakat dan BPD.

“Kalau desa hanya menghitung jumlah bantuan yang akan diberikan yakni 30 persen dari dana desa,” katanya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.