Warga Kabupaten Tasik Diminta tak Takut Datang ke TPS

110
0
POADCAST. Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Istianah mengisi acara podcast terkait persiapan jelang pemungutan suara 9 Desember, Rabu (25/11). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TASIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya memastikan tahapan pemungutan dan penghitungan suara 9 Desember 2020 berjalan aman dan terbebas dari penularan Covid-19. Karena semua tahapan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Istianah MAg mengatakan, jelang dua minggu pemungutan dan penghitungan suara 9 Desember, KPU menjamin pelaksanaannya aman dan tertib sesuai protokol kesehatan.

“Memang kami di tahapan pilkada di tengah Covid-19 ini harus masif dalam sosialisasi menyampaikan kepada masyarakat bahwa TPS kita aman dan bebas dari Covid-19 ini,” terang Istianah kepada Radar usai Podcast di Kantor Graha Pena Radar Tasikmalaya, Rabu (25/11).

Menurut dia, sosialisasi yang dilakukan KPU kaitan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara dengan protokol kesehatan dilaksanakan jemput bola atau lebih efektif tatap muka langsung kepada masyarakat.

“Karena memang di Kabupaten Tasikmalaya banyak daerah yang tidak terjangkau internet dan mengetahui informasi dari media sosial. Jadi kita tentu tatap muka dan dibarengi lewat website dan media sosial KPU,” papar dia.

Loading...

Isti mengakui, pada saat di lapangan melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat memang saat ditanya kebanyakan tidak terlalu mengkhawatirkan tentang Covid-19, yang penting protokol kesehatan di jalankan.

Baca juga : ABG Warga Tasik Selatan Digilir 10 Orang Tetangganya, 9 Pelaku Diringkus Polisi

“Jadi ketidakkhawatiran masyarakat atau pemilih terhadap Covid-19 ini menjadi modal bagi kami untuk menarik partisipasi pemilih untuk datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya. Jadi kondisi pandemi Covid-19 ini tidak begitu menakutkan bagi masyarakat, yang penting protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” jelas dia.

KPU sendiri, kata dia, walaupun nanti pemungutan dan penghitungan suara di TPS, di tengah pandemi Covid-19, tetap yakin partisipasi pemilih bisa mencapai 77,5 persen untuk Pilkada Tasik.

“Kami juga terus koordinasi dengan PPK dan PPS, kami mengingatkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk tetap datang ke TPS, sesuai protokol kesehatan dan KPU menjamin TPS aman dari penularan Covid-19,” tambah dia.

Isti menambahkan bahwa untuk pelaksanaan pemilihan di TPS nanti, pemilih akan diatur jadwal kedatangan ke TPS melalui surat pemberitahuan. Kemudian, dalam surat pemberitahuannya ada protokol kesehatan yang harus dilaksanakan pemilih seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan juga tercantum jadwal kehadiran ke TPS.

Selanjutnya, terang dia, pemilih juga diharuskan membawa alat tulis sendiri dari rumah. Kemudian nanti KPPS dan PPS memberikan pemahaman tentang protokol kesehatan.

Termasuk TPS dilakukan penyemprotan disinfektan dan pemilih dicek suhu badannya, memakai sarung tangan serta tinta tanda sudah mencoblos di celupkan.

Dia menambahkan, jumlah pemilih di setiap TPS dibatasi sebanyak 500 orang, kemudian jarak kursi diatur tidak berdekatan sesuai protokol kesehatan.

Pemilih pun ketika ditemukan ada yang suhu badannya di atas 37,5 derajat celcius akan diperlakukan khusus disediakan tempat di sekitar TPS untuk tetap bisa memilih, didampingi petugas PPS lengkap menggunakan APD.

Sementara itu, lanjut dia, bagi pemilih yang sedang isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 di rumah atau dirawat di rumah sakit, nanti petugas KPPS dan PPS akan jemput bola mendatangi pemilih tersebut dengan pakaian APD lengkap, membawa surat suara agar tetap bisa menyalurkan hak suaranya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.