Warga Keluhkan Bantuan Belum Datang, Pemkot Banjar Tunggu dari Pemprov Jabar

178
1
BELUM DAPAT BANTUAN. Yeni, warga Kecamatan Langensari Kota Banjar mengeluhkan belum turunnya bantuan sosial dari pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19, Minggu (26/4). CECEP HERDI / RADAR TASIKMALAYA
BELUM DAPAT BANTUAN. Yeni, warga Kecamatan Langensari Kota Banjar mengeluhkan belum turunnya bantuan sosial dari pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19, Minggu (26/4). CECEP HERDI / RADAR TASIKMALAYA

BANJAR – Gembar gembor pembagian sembako oleh pemerintah pusat, provinsi dan daerah dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 belum dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Termasuk warga kurang mampu di Kota Banjar yang belum menerima bantuan tersebut.

Padahal, pemerintah setempat mulai dari RT, RW dan desa sudah melakukan pendataan kepada warga yang terkena dampak langsung dari wabah virus corona ini.

Namun, sampai saat ini belum ada distribusi bantuan yang diharapkan oleh sebagian besar masyarakat ini.

“Didata mah sudah lama, katanya pendataan untuk bantuan sembako yang dari provinsi. Tapi sampai sekarang belum ada bantuannya. Padahal saya sudah tidak bekerja hampir dua minggu lebih ini. Kan sudah dirumahkan dari pabrik,” kata Unang (43), warga Kecamatan Pataruman Kota Banjar kepada Radar, Minggu (26/4).

Baca Juga : Di Langensari Kota Banjar Paling Banyak Pemudik dari Zona Merah

Menurutnya, bantuan sembako yang akan diberikan ini benar-benar sangat diharapkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi pada momen Bulan Ramadan seperti ini.

“Kami harap segera turun bantuan sembako ini, karena di tengah kondisi seperti ini sangat dibutuhkan,” harapnya.

Dayat (48), warga Kecamatan Langensari Kota Banjar mengaku sudah didata oleh pemerintah desanya melalui RT setempat, informasinya pendataan itu akan mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah.

“Kata yang mendata bantuan tersebut totalnya Rp 500.000, RP 350.000 berupa sembako dan Rp 150.000 uang tunai,” katanya, menjelaskan.

“Ya kami berharap bantuan ini segera diberikan karena kondisi kami sudah sangat membutuhkan. Jangan dilama-lama lagi. Nunggu apa lagi? kan kondisi gara-gara Covid-19 ini sudah berlangsung hampir dua bulan lebih, tapi bantuannya sampai sekarang belum kami terima,” ujarnya, menambahkan.

Baca Juga : 1.500 Pelanggan PDAM Kota Banjar Nunggak, Warga Minta Subsidi

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Banjar Hani Supartini mengatakan, sampai saat ini daerah masih menunggu data dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Belum ada penyaluran bantuan dari anggaran provinsi. Sejauh ini kita masih menunggu data dari provinsi. Kita sudah mengusulkan sebanyak 21 ribu kepala keluarga untuk mendapatkan bantuan dari provinsi. Cuman belum tahu realisasinya berapa,” katanya kepada Radar, kemarin.

Menurutnya, bantuan dari Pemerintah Kota Banjar yang dianggarkan dari biaya tidak terduga (BTT) juga belum ada penyaluran. Anggaran dari BTT sendiri diberikan bagi warga terdampak yang tidak kebagian dari bantuan provinsi atau pusat. (cep)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. gembar_gembor suruh di rumah…
    lh buat makan sehari2 dari mana???

    belum juga yg punya cicilan motor,,ga nyari uang y d segel motorny..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.