Warga Keluhkan Penanganan Sampah di Pasirwangi Garut

30
0
BAHAS SAMPAH. Masyarakat Kecamatan Pasirwangi menyalurkan aspirasinya terkait permasalahan sampah di Kecamatan Pasirwangi, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut
Loading...

PASIRWANGI – Warga Kecamatan Pasirwangi masih mengeluhkan penanganan sampah di wilayahnya. Warga menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut belum melakukan langkah serius dalam penanganan sampah di Kecamatan Pasirwangi.

“Masyarakat masih banyak membuang sampah di tempat-tempat yang bukan tempat pembuangan sampah. Sehingga jadi persoalan saat ini,” ujar Camat Pasirwangi Saepul Hidayat kepada wartawan usai menghadiri reses anggota DPRD Kabupaten Garut Mamat Rahmat di Kantor Kecamatan Pasirwangi, Rabu (20/1).

Menurut Saepul, permasalahan sampah banyak dikeluahkan masyarakat, karena saat ini Kecamatan Pasirwangi belum memiliki tempat pembuangan sampah sementara (TPPS) yang disiapkan Pemkab Garut. Selain itu, armada pengangkut sampah juga tidak ada.

“Kami pihak kecamatan hanya bisa penanganan (sampah) sementara saja, belum bisa melakukan yang permanen (TPSS),” terangnya.

Baca juga : Rumah Kumuh di Lahan Wakaf Jadi Perhatian Dewan Garut

loading...

Saepul mengatakan untuk penanganan sampah sementara pihaknya bekerja sama dengan masyarakat, seperti kerja bakti atau kegiatan lainnya. Kegiatan seperti itu, kata dia, hanya bisa menangani sampah sementara. Sedangkan warga yang membuang sampah setiap hari. Selain itu, di Kecamatan Pasirwangi juga terdapat pasar yang merupakan sumber penghasil sampah terbanyak setiap harinya.

“Ini perlu adanya keseriusan dari pemerintah daerah. Kami ingin permasalahan sampah di Pasirwangi ini bisa selesai, karena wilayah kami ini merupakan objek wisata yang banyak dikunjungi dari berbagai daerah,” ujarnya. Sapul berharap Pemkab Garut segera membangun TPSS dan menyediakan armada sampah di wilayahnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Garut Yudha Pudja Turnawan mengaku miris, pasalnya wilayah tersebut merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten Garut. Yudha mengakui selama ini Kecamatan Pasirwangi belum tercatat sebagai wilayah yang mendapatkan pelayanan pengangkutan sampah.

Meski begitu, penanganan sampah harus disegerakan karena akan membahayakan terhadap lingkungan dan masyarakat. “Kita akan berdiskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan bupati Garut untuk mencari solusi untuk Pasirwangi ini,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berusaha mencari dana CSR dari DPR RI untuk pengadaan motor sampah di setiap desa di Pasirwangi, termasuk pembangunan TPSS di setiap desa. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.