Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3%

19.7%

7.3%

70%

Warga Korban Banjir Rutin Sukaresik Tasik Minta Ganti Rugi, Wagub Cari Solusi..

54
0

SINGAPARNA – Pemerintah Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik sudah menampung aspirasi dari warga yang berada di bantaran Sungai Citanduy.

Mereka adalah yang memiliki tanaman di pinggir sungai dan meminta ganti rugi apabila terkena dampak dari normalisasi.

Baca juga : Ini Identitas Jasad Pria yang Ngambang di Kolam di Lengkongsari Kota Tasik

“Jadi yang diharapkan warga pemilik tanaman di pinggir Sungai Citanduy adalah ganti rugi tanaman yang rusak jika terkena dampak pekerjaan normalisasi,” ujar Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Amas kepada Radar, Kamis (20/8).

Kata Amas, pihaknya sudah mendata jumlah kepala keluarga (KK) yang berada di bantaran Sungai Citanduy mencapai 235 KK.

“Dari jumlah 235 KK hampir setengahnya memiliki tanaman di sepanjang bantaran Sungai Citanduy. Per warganya ada yang 10 sampai 20 bata tanah atau lahan dengan tanamannya,” katanya, menjelaskan.

Menurut Amas, data jumlah penduduk atau warga termasuk yang memiliki tanah dan lahan tanaman di bantaran Sungai Citanduy sudah disampaikan ke BBWS saat pertemuan di provinsi.

“Sudah semua kami sampaikan ke BBWS, termasuk harapan kami ketika ada normalisasi menggunakan alat berat beku jenis amfibi yang bisa beroperasi di air atau sungai, sehingga harapannya tidak merusak tanaman,” kata dia.

Amas menambahkan, bahwa harapan yang paling utama dari masyarakat ketika ada normalisasi sebenarnya adalah adanya kompensasi dari BBWS ketika ada tanaman warga yang rusak akibat alat berat.

“Kompensasi tiap pohon yang tumbang atau rusak oleh alat berat. Kalau lahan rusak sebenarnya tidak keberatan. Ya ada kompensasi kepada warga yang punya pohon atau tanaman. Bisa dinilai oleh BBWS, nilainya satu pohon bisa ratusan ribu lah,” ungkap Amas.

Terpisah, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan bahwa semua keinginan masyarakat itu adalah kewajiban pemerintah baik daerah dan provinsi untuk bisa mewujudkannya.

Termasuk, kata Uu, ketika ada usulan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kaitan harapan masyarakat pemilik tanaman di bantaran Sungai Citanduy yang akan dinormalisasi oleh BBWS, pemerintah provinsi akan mencoba mencari solusi dan membuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Baca juga : Kadinkes Kota Tasik: Insentif Tim Pemulasaraan Jenazah Bisa Dibayar Mandiri oleh RSUD

Uu mengaku akan mencoba memfasilitasi usulan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan akan mencoba berkomunikasi dengan BBWS serta DPRD provinsi agar ada anggaran dalam tahapan rencana normalisasi sungai.

“Agar tidak kembali terjadi banjir dan masyarakat tenang dan menjalankan aktivitasnya dengan normal tanpa menghadapi dampak banjir tahunan tersebut,” ungkap Uu. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.