Warga Kota Banjar Harus Tahu, Gejala Biasa Ini Jadi Tanda Terpapar Covid-19

93
0
dr H Fuad Hanif SpS, MKes Dokter Spesialis Saraf
dr H Fuad Hanif SpS, MKes Dokter Spesialis Saraf
Loading...

Dokter Spesialis Saraf dr H Fuad Hanif SpS MKes menyebut pasien yang terpapar virus corona, gejala yang sering terjadi bukan hanya demam, pilek dan batuk, badan pegal-pegal saja. Namun seseorang yang terpapar virus corona gejala awal bisa dimulai adanya gangguan saluran pencernaan, seperti mual dan nyeri lambung.

Selain itu gangguan penciuman, sampai gangguan saraf seperti kejang dan yang ditakutkan sampai timbul gejala happy hypoxia. “Wabah Covid-19 merupakan penyakit baru dan sampai saat ini masih terus diteliti oleh para ahli. Gejala diatas awal yang biasa ditemukan, namun berbeda jika timbul gejala happy hypoxia,” kata dia kepada wartawan, Sabtu (26/12).

Fuad menjelaskan gejala happy hypoxia diduga membuat sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia. Karena tidak menunjukkan tanda-tanda sama sekali, seperti orang meninggal pada umumnya.

Baca juga : Masih Banyak Warga Kota Banjar tak Taat Prokes

Dikatakan dia, happy hypoxia merupakan gejala penurunan kadar oksigen dalam darah tubuh seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisi ini akan membuat seseorang mengalami kesulitan dalam pernapasannya, yaitu sesak napas.

loading...

“Tentu gejala tersebut harus diwaspadai oleh mereka yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Dan yang bersangkutan masih beraktivitas seperti biasa,” tandasnya.

Menurut Fuad, happy hypoxia terjadi ketika tubuh tidak merasakan gejala sesak napas. Namun, saat dilakukan pemeriksaan dalam jaringan, kadar oksigen didapati sangat rendah. Padahal, tekanan oksigen dalam arteri normal berkisar 75 sampai 100 mmHg. Namun jika tekanan tersebut dibawah 60 mmHg, maka tubuh akan memerlukan oksigen tambahan.

“Tentu kondisi tersebut sangat berbahaya, karena tanpa oksigen yang cukup, otak, ginjal dan berbagi organ lainnya dalam tubuh akan rusak dalam sekian menit ketika gejala dimulai,” jelasnya.

Fuad menambahkan happy hypoxia sangat berbahaya apabila tidak ditangani dengan cepat bagi pengidap Covid-19. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.