Warga Kota Banjar Masih Belum Disiplin Pake Masker

37
0
PENGAWASAN. Waasren Kodam III Siliwangi Letkol Inf Muhammad Taufik (tengah) melakukan pengawasan penindakan disiplin Covid di Pasar Banjar Jumat (2/10). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
PENGAWASAN. Waasren Kodam III Siliwangi Letkol Inf Muhammad Taufik (tengah) melakukan pengawasan penindakan disiplin Covid di Pasar Banjar Jumat (2/10). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Wakil Asisten Rencana (Waasren) Kodam III Siliwangi Letkol Inf Muhammad Taufik melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kota Banjar.

“Pagi tadi (kemarin, Red) sudah melaksanakan pengecekan dan pengawasan prokes Covid-19 di wilayah Ciamis. Dan sore ini (kemarin) di Kota Banjar terjun ke swalayan dan pasar tradisional,” ujar dia Jumat (2/10).

Dia menjelaskan pengecekan juga dilakukan untuk mengetahui sejauh mana sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Dia menyebut dalam tinjauannya masih ditemukan beberapa masyarakat yang belum menyadari sepenuhnya bahaya dari Covid-19.

“Masyarakat sebenarnya bawa masker, tapi tidak dipakai, malah disimpan. Makanya kita sadarkan,” ujarnya.

Baca juga : Hambat Sebaran Corona, Pemkot Banjar Gandeng Tokoh Agama

Kata dia, ada juga masyarakat yang pakai masker namun dilepas kembali ketika tidak ada petugas yang melakukan pengontrolan di lapangan. Maka, kata dia, penyadaran ke masyarakat agar disiplin 3M perlu terus ditekankan.

Selain itu, pihaknya mengingatkan tim penindak pelanggar prokes di daerah agar lebih proaktif. Turun ke lapangan menyadarkan masyarakat yang masih kurang sadar.

“Untuk mencegah penularan Covid-19, sebenarnya hanya cukup menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan jaga kondisi tubuh supaya tetap sehat,” kata Kepala Pengawas Penindakan Pelanggar Prokes Kodam III Siliwangi ini.

Dirinya berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan. Dia berharao tidak ada lagi kasus positif Covid-19 di Banjar.

Salah seorang karyawan toko, Dian mengaku kaget saat duduk di dalam toko lantaran saat itu tidak memakai masker. “Jika ada yang beli baru maskernya dipakai lagi,” pungkasnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.