Warga Kota & Kabupaten Tasik jadi Korban Banjir Cicurug Sukabumi

147
0

SODONGHILIR – Warga Kecamatan Sodonghilir, Andang alias Ajo (21) asal Kampung Sorogati RT/RW 01/010 Dusun Muncang Desa Sukabakti dikabarkan menjadi korban banjir bandang di Cibuntu Cicurug Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9) sore.

Informasi yang beredar di media sosial bahwa warga Sodonghilir tersebut hilang dan menjadi salah satu korban banjir di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga : Terlilit Utang, Pria Ini Nekat Rampok Alfamart Sukarame Tasik Tempatnya Bekerja

Bahkan Pemerintah Kecamatan Sodonghilir sudah menyampaikannya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.

Camat Sodonghilir Ari Fitriadi mengatakan, pemerintah kecamatan sudah mendapatkan kabar dan informasi dari kepala Desa Sukabakti bahwa ada warganya Andang alias Ajo (21) yang menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Sukabumi.

“Iya kami sudah mendapatkan kabar dari kepala desa dan kami sudah melaporkan ke kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk mengecek kebenaran kabar tersebut ke Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” kata Ari kepada Radar, Selasa (22/9).

Menurut dia, informasi yang didapatkan pemerintah kecamatan dari desa bahwa yang bersangkutan bekerja di Sukabumi sebagai pekerja di pabrik roti dan sampai saat ini keberadaannya belum diketahui atau hilang pada kejadian banjir tersebut.

Kepala Desa Sukabakti Kecamatan Sodonghilir Nandang Suryana membenarkan satu warga Kecamatan Sodonghilir Anang menjadi korban banjir bandang di Sukabumi. Bahkan belum ditemukan jasadnya, masih hilang.

“Korban pegawai pabrik roti PSM di Cicurug Sukabumi, termasuk satu orang lagi meninggal jasadnya sudah ditemukan atas nama Jured asal Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya,” ungkap Nandang.

Karyawan toko roti lainnya termasuk pemiliknya, terang dia, adalah warga Kecamatan Sodonghilir, namun semuanya selamat dari musibah banjir tersebut. Untuk nama-nama pegawai dan pemilik yang selamat asal Sodonghilir, terang dia, Ade Diast, Noneng Novila, Calsa Lita, Dede Nurmala, Aden, Edi Supriadi, Ita Heryani, Iswah Mahmudin.

Kemudian, lanjut dia, Fikriansyah, Irham Hijbulloh, Rosid, Dede Nurhidayat dan Yamin serta yang lainnya Ai Ela Pebriani warga Desa Cisaruni Kecamatan Padakembang, Nanang Ruhimat asal Desa Indrajaya Kecamatan Sukaratu, Idan asal Desa Mandalaguna Kecamatan Salopa dan Arip asal Desa Wangunsari Kecamatan Bantarkalong.

Dia menambahkan, bahwa saat kejadian Senin (21/9) sore bangunan pabrik roti terendam banjir hingga kedua orang di dalam bangunan meninggal dan hilang hanyut terbawa arus.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin membenarkan ada informasi secara lisan dari Pemerintah Kecamatan Sodonghilir soal warganya yang menjadi korban banjir bandang di Sukabumi.

Baca juga : Warga Cipedes Mau Edarkan 103 gr Sabu Buat Anak Muda Kota Tasik, Keburu Ketangkap BNN

“Iya secara lisan sudah melalui Pak camat Sodonghilir menyampaikan data korban yang bersangkutan untuk kemudian kita akan konfirmasikan kepada Pemkab Sukabumi. Sampai saat ini belum ada informasi lanjutan,” tambah dia.

Jadi, kata dia, BPBD Kabupaten Tasikmalaya baru menyampaikan data nama, umur dan alamat warga Sodonghilir tersebut untuk mendapatkan kepastian dari Pemkab Sukabumi. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.