Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.2%

19.8%

7.3%

69.6%

Warga Kota & Kabupaten Tasik Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam

545
0

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik, Rabu (18/09) mengeluarkan surat edaran agar warga tidak melakukan pawai obor konvoi keliling dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah, Kamis (19/08) malam.

Pemkot juga tidak melaksanakan tabligh akbar dalam rangka menyambut tahun baru tersebut, dengan alasan pandemi Covid-19.

Namun antusiasme masyarakat untuk pawai obor atau konvoi tetap saja terjadi. Baik di desa maupun di Kota.

Seperti halnya dengan ratusan warga Jalan Rumah Sakit dan Empang, Tawang, sejak ba’da salat Isya langsung berkumpul untuk melakukan pawai.

Rombongan pawai ini tak hanya diikuti anak muda, namun anak-anak juga.

Warga Empang Kelurahan Emoangsari Kecamatan Tawang Kota Tasik antusias Pawai Obor sambut Tahun Baru Islam

Walaupun demikian para peserta konvoi ini tetap mentaati protokol kesehatan yaitu dengan bergerak menuju rute yang telah ditentukan dengan memakai masker, sambil mengumandangkan takbir serta membawa beduk.

“Kita tetap konvoi pawai obor menyambut Tahun Baru Islam,” ujar Tokoh Pemuda Setempat, Windy Harisandi kepada radartasikmalaya.com.

“Semua pakai masker dan tetap menjaga protokol kesehatan di-suport pihak Kelurahan Empangsari. Rutenya Jalan RSUD, Tentara Pelajar, Alun-Alun, Taman Kota, HZ, Pataruman dan pulang,” sambungnya.

Hal serupa juga dilakukan ratusan warga di Kecamatan Kawalu. Tepatnya di Cihonje, Karanganyar.

Ratusan warga setempat juga tumpah ruah ke jalan raya untuk melaksanakan pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam.

Terpantau di Taman Kota, Masjid Agung, ribuan warga yang melakukan pawai obor pun telah memasuki kawasan tersebut sambil berjalan kaki. Pawai tersebut berlangsung aman dan tertib

Pihak Polresta Tasikmalaya pun menurunkan hampir 100 personel guna mengamankan pawai obor tersebut.

“Ini untuk mengantisipasi kegiatan masyarakat. Kita bagi dua penugasan. Di perkotaan kita turunkan 95 personel untuk mengamankan pawai obor,” ujar KBO Polresta Tasik, Kompol Shohet.

Untuk 45 personel lainnya, beber dia, sudah diturunkan sejak pukul 15.00 WIB untuk pengamanan di Jalur Kadipaten hingga Rajapolah.

Untuk titik rawan kriminalitas maupun laka lantas sudah diantisipasi.

“Untuk rawan laka di persimpangan besar mulai Kadipaten hingga Fly Over Rajapolah sudah kita tempatkan personel,” ungkapnya.

“Kemudian untuk rawan kriminalitas kita tempatkan juga personel baik secara stay maupun mobile anggota yang berpakain tertutup selain berpakain dinas,” sambungnya.

Di wilayah Kabupaten Tasikmalaya juga warga antusias melakukan pawai obor. Seperti di Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja, ratusan warga juga melakukan pawai obor dengan rute Pasanggrahan, Sukamaju, Kiangir, dan Tambakbaya.

“Memang ada edaran itu dari pemerintah agar tidak melakukan pawai. Tapi kan kita tetap melaksanakan protokol kesehata kang. Insya Allah aman,” singkat Tokoh Pemuda Setempat, Kris.


(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.