Warga Kota Tasik Pengguna Kantong Plastik Dirazia di Jalan

154
0
MENIMBANG. Kabid Kebersihan DLH Kota Tasikmalaya Iwan Setiawan menimbang sampah hasil pungut dan penukaran kantong plastik, yang dilakukan peserta Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Taman Kota Senin (2/3). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2020, Pemerintah Kota Tasikmalaya beserta komunitas, pelajar dan kelompok masyarakat melaksanakan aksi serentak gerakan menimbang sampah untuk sedekah.

Kegiatan tersebut diawali dengan aksi memungut sampah serta merazia pengguna kantong plastik di sekitaran Taman Kota Tasikmalaya-HZ Mustofa.

Baca juga : Kota Tasik Siaga Satu Corona

Mereka berkeliling merazia masyarakat yang berbelanja menggunakan kantong plastik, untuk diganti dengan goodie bag yang telah disiapkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya.

“Kami ingin memotivasi warga untuk mengurangi penggunaan plastik. Warga yang sedang berbelanja atau melintas terlihat menggunakan kresek, langsung ditukar dengan semacam goodie bag yang kami sediakan,” ujar Sekretaris DLH Kota Tasikmalaya Mujadi disela kegiatan kemarin.

Pada kegiatan tersebut, antusias peserta kegiatan sangat tinggi dari mulai kalangan pelajar hingga ibu-ibu berjibaku memunguti sampah di kawasan pusat kota tersebut. Alhasil, empat kuintal sampah daur ulang terkumpul untuk dijual ke pengepul. “Alhamdulillah terkumpul Rp 750 ribu dan kita sedekahkan melalui Baznas Kota Tasikmalaya,” tuturnya.

Loading...

Menurutnya, volume sampah setiap harinya terus meningkat. Perlu upaya bersama dalam menangani tumpukan sampah. “Setiap jiwa itu menghasilkan sampah 0,4 kilogram per hari, bisa dibayangkan apabila satu bulan dikali jumlah penduduk asli. Belum pendatang dari luar daerah yang beraktivitas di sini,” kata Mujadi.

Salah seorang pengunjung HZ Mustofa yang kedapatan menggunakan kantong plastik, Aninda Lidiawati (29), warga Sukamanah Kecamatan Cipedes mengaku awalnya kaget. Beberapa orang mendatanginya ketika melintas sekitaran taman kota.

“Kaget awalnya, tapi para pegiat aksi hari peduli sampah itu menjelaskan bahwa sedang melakukan program pengurangan penggunaan kantong plastik, menjelaskan dampak yang ditimbulkan apabila jumlah sampah plastik terlalu banyak,” ucapnya.

Pengunjung lainnya, Cicah (59), warga Jalan Tentara Pelajar mengakui kondisi Kota Tasikmalaya kian hari kian memanas. Dia berharap adanya kegiatan tersebut menjadi momentum awal pengurangan jumlah limbah dari plastik.

“Tadi ditukar oleh petugas dan peserta kegiatan hari sampah, awalnya gunakan kresek habis beli perabot dapur, ya sudah tasnya bagus juga kemudian ada tumbler di dalamnya supaya mengurangi penggunaan minuman berkemasan plastik,” katanya memaparkan. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.