Warga Kota Tasik Terjebak di WC, Rumah Tertimpa Pohon Beringin

109
0
MENIMPA RUMAH. Petugas BPBD Kota Tasikmalaya berupaya memotong bagian-bagian pohon beringin yang roboh dan menimpa rumah di Kampung Ranggon Kelurahan Setianegara Kecamatan Ciberueum, Jumat (13/3). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIBEUREUM – Sebuah pohon beringin roboh dan menimpa dua rumah di Kampung Ranggon RT/RW 02/03 Kelurahan Setianegara Kecamatan Ciberueum, Jumat (13/3) sore. Seorang perempuan, Ai Munawaroh (52) terjebak di kamar mandi yang ambruk akibat tertimpa pohon berukuran jumbo itu sekitar satu jam lamanya.

Pohon beringin itu tumbang pada pukul 16.15. Saat itu hujan deras dan angin kencang melanda sebagian wilayah Kota Tasikmalaya. Di saat yang sama, Ai sedang mandi di jamban belakang rumah. “Belum selesai mandinya, lagi sabunan,” tuturnya kepada Radar.

Baca juga : Mahasiswa Tasik Demo Tolak Omnibus Law di Gedung DPRD

Ai pun kaget ketika atap jambannya itu tiba-tiba ambruk. Kondisi bangunan yang rusak membuatnya tidak bisa keluar dari dalam kamar mandi itu. Dia pun berteriak memanggil kakaknya supaya cepat menolongnya yang tidak bisa bergerak.
“Gelap enggak bisa melihat apa-apa. Saya langsung teriak minta tolong,” ujarnya.

Sementara itu, Adik Ai, Aman Suherman (45) kaget ketika mendengar suara gemuruh yang diakhiri benturan keras. Suara itu layaknya benda berat jatuh ke tanah.

Dia berlari ke arah dapur dengan maksud itu mengecek apa yang terjadi di belakang rumah tersebut. “Baru sampai dapur, ternyata WC ambruk,” ujarnya.

Diketahuilah bahwa pohon beringin berkurang jumbo yang tertanam di pemakaman itu roboh dan menimpa rumahnya. Aman yang mendengar teriakan minta tolong dari Ai langsung memanggil kakaknya, Nano Suwarno (53) supaya membantu mengeluarkan saudarinya itu. “Pintu dan kusennya kan rusak, langsung kami tarik,” terangnya.

Tidak cukup di situ, akses Ai untuk keluar pun masih terhalang dahan dan ranting pohon serta material atap yang roboh.

Mereka pun harus memapas dahan-dahan itu dan membuka ruang supaya Ai bisa keluar. Tidak lupa, mereka pun memberikan handuk kepada Ai yang saat itu tanpa busana. “Lumayan lama enggak bisa keluar, ada sekitar satu jam,” terangnya.

Pohon beringin yang sudah diliputi benalu itu tampak cukup besar, diameter totalnya mencapai dua meter. Pohon yang usianya lebih dari 40 tahun itu pun merusak rumah milik Suryana Bakri (58), tetangga Ai.

Suryana juga mengaku kaget ketika mendengar suara bergemuruh dan hantaman keras di atap rumahnya. Saat dicek, barulah dia tahu rumahnya tertimpa pohon beringin yang roboh.
“Kelihatannya hanya atap saja, plafonnya tidak ada yang roboh,” ujarnya.

Pantauan Radar, para petugas BPBD Kota Tasikmalaya sudah berada di lokasi bencana. Sampai pukul 19.00 mereka masih sibuk memotong bagian-bagian pohon jumbo yang tumbang itu. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.