Warga Kota Tasik yang Masuk Data Pasti Terima Bantuan

10295
28
*) Sumber: Pemerintah Kota Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Wali Kota Tasikmalaya H Budi Budiman meminta masyarakat yang terdampak Covid-19 bersabar, ketika bantuan dari pemerintah baik pusat, provinsi maupun kota belum bisa diterima.

“Kita terus mendata semua warga yang terdampak Covid-19. Pada prinsipnya akan kita salurkan kepada yang berhak.

Baca juga : 2 Rumah di Indihiang Kota Tasik Digeledah Densus 88

Adapun keterlambatan, itu hanya ada kendala teknis saja,” ujarnya yang ditemui saat monitoring bantuan sosial tunai dari Pemerintah Kota Tasikmalaya di SD I Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Rabu (13/5).

Menurutnya, hingga kemarin ribuan warga sudah menerima bantuan sosial tunai dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

loading...

Meski sebagian masih ada yang belum menerimanya. Hal ini, akibat adanya ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon penerima.

“Pemerintah perlu melakukan perbaikan guna memverifikasi identitas penerima. Yang pasti calon penerima yang sudah terdata akan menerima bantuan,” tegasnya.

Menurutnya, ada sekitar 700-an calon penerima bantuan terdampak Covid-19 yang masih dalam proses perbaikan administrasi dari 6.000-an yang terganjal NIK.

“Kita terus berupaya melakukan penyesuaian dan verifikasi di lapangan. Saat ini, ribuan calon penerima sudah beres (dicairkan, Red),

Soal apa yang melatarbelakangi masalah NIK tersebut, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail.

Budi hanya meyakinkan bahwa calon penerima dipastikan akan mendapat bantuan yang dijanjikan. “Yang jelas kami masih berupaya memprosesnya dan bantuan pasti diberikan,” tegasnya.

Budi menambahkan pihaknya memang membagi jadwal pembagian untuk 10 kecamatan selama tiga hari.

Namun bukan berarti pendistribusian langsung tuntas mengingat kendala selalu ada di lapangan.

“Sampai besok lusa pun pendistribusian bantuan masih berjalan,” katanya.

Untuk bantuan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Budi mengaku belum bisa memastikan jadwal pendistribusiannya.

Namun data calon penerima, sudah dia terima dan disebarkan ke pemerintah kecamatan dan kelurahan.

“Kemungkinan minggu ini didistribusikannya, karena datanya sudah disebar ke kecamatan-kecamatan, jumlahnya ada 35 ribu lebih calon penerima bantuan,” terangnya.

Budi pun berharap bantuan dari Pemerintah Pusat pun bisa segera didistribusikan dalam waktu dekat ini. Tetapi hingga saat ini, dia belum mendapat informasi secara resmi terkait pelaksanaannya.

“Kalau lihat di berita sudah mulai di daerah lain, mudah-mudahan di Kota Tasikmalaya bisa secepatnya,” kata dia.

Baca juga : Pembawa Uang Palsu ke Tasik Mau Ketemuan Orang Pintar, Untuk Dijadikan Asli

Disinggung kekhawatiran RT dan RW ketika ada warga yang sudah didata, namun tidak mendapat bantuan, menurutnya hal itu bukan masalah.

Ketua RT dan RW bisa langsung melapor ke kelurahan atau Dinas Sosial supaya warga tersebut mendapat bantuan. “Tapi nanti pasti dicek dulu, kalau memang layak pasti dibantu,” pungkasnya. (rga)

28 KOMENTAR

  1. Banyak cerita nanti gak rame,mau rt mau rw juga tidur gak pernah mendata,coba giliran pemilihan orang edan juga kedata giliran dapat yang manis” lesang” pada kemana yang data,makanya kalau banyak golput jangan di salahkan,pak saya minta tagihan listrik di kurangi bukan di gratiskan,saya gak minta gratis atas nama abdul arip,saya dah gak kerja 1 thn karena sakit

  2. Pak saya orang yg paling pertama terdampak covid 19 dari awal Maret SDH ga bisa kerja,listrik makin besar tagihanya tak satupun bantuan berupa apapun saya terima..bansos ini kebanyakan salah sasran pak

  3. Kalo memang instansi terkait tidak bisa turun ke lapangan lngsung, alangkah baiknya penerima Dana bansos baik Dari pemerintah pusat ataupun daerah datanya di sebar melalui media social, biar masyarakat yang menilai layak atau tidaknya penerima tersebut, karena kejujuran Dan kebenaran datangnya Dari hati, bukan Dari mulut…

  4. Di data mah di data nu turunna sa rt sa rw ngan saurang bari kanu mampu.. Rt w nu ngurus itu ieu di salahkeun… Coba turun ka lapangan pak Seperti basa waktu bapak minta d pilih bubulusukan kaditu kadieu tea ning

  5. Rata” Hoak… Emang bener nu kadata menang bantuan ? Bgening dugi ka ayena teu acan aya.. Buktos na di kecamatan cibeureum desa margabakti hanya di bawah 200 kk yang menerima

  6. 2bln ditutup objek wisata situ gede, mana konpensasina, hayeh we sina ningkreb , wacana we bansos teh.. longok gera yeh warga situ

  7. Bantosan teh lungsur na di kocok atanapi kumaha..?gning kaleresan di kp abi mah ker dongksp sa rt 3 sn teh nu nsmpi na anu masih kneh jslan usaha..ari nu leres terdampak nu tos te tiasa dsmel mah bati liek deui lieuk deui…ngantosan bagean…dka iraha duka dugi dka moal…

  8. Php hungkul lah dugi ka ayeuna can nampi bantosan nanaon.saya yadi kampung negla rt 01 rw 11 kel cibeuti kec kawalu kota tasikmalaya.pami leres aya bansos mana atuh.rajeun aya malah orang” mampuh yang menerima.

  9. Bantuan teh kmha teu pararuguh urg can meunang saperakperak Acan tolong di perhatikan ka bapak bapak pengurus , di tanyakeun jawabnateh isuk sore isuk sore .

  10. Didaerah cihideung balong bagaimana ini kok ada sebagian yg dapet sebagian yg engga. Tolong lah pemerintah daerah ditinjau kembali para perangkat desa nya, itu HAK orang loh tolong disampaikan kepada orang yg punya HAK nya! Pemerintah itu harus TEGAS kalau bukan kalian yg memperjuangkan rakyatnya, siapa lagi?!! Data selalu diminta , tapi kejelasan sampe sekarang ga ada bantuannya baik tunai maupun sembako. Ketika bagian pemilihan umum baru serbu masyarakat untuk mau milih!! TOLONG PEMDA DILAKUKAN PENINJAUAN ULANG TERHADAP PERANGKAT DESA LAINNYA.

  11. Sya ikut daftar umkm dr agustus tp blum ada informasi masuknya ke rek,,,atw yg lainnya,,pdahal d kk sy cuma 3 org,sy sebagai ibu rm tngga dan kedua anak sy yg kcil kcil,,knp sy blum ada info ya,pdahal pwlaku umkm yg lainny lbuh dr sy,,mohon d cek secara adil,bukan yg lbih dr kami yg d kasih sdngkn kami rakyat kcil blum dpt banruan,,terimaksih

  12. Apalagi saya pak saya seorang pedagang di sekolah ,dari mulai sekolah di liburkan dari bulan maret sampai sekarang saya tidak dapat bantuan bansos apapun …apa tindakan bapa.saya hanya seorang rakyat kecil yang menghidupi 4 orang anak tanggungan saya berat .untuk kondisi saat ini.

  13. Knapa yg kebagian trus kbagian yg tdk sama sekali pun ada saya merasa iri krna saya hanya seorang yg tdk punya kerjaan yg tetap pnghasilan pun gk nentu mohon di prhatikan

  14. Sm dari awal ada bantuan apa pun g pernah mendaptkn nya smpai skrng pdhl aku janda ank 4 dn g kerja lg tp d lewat sj g pernah yg namanya dpt bantuan sedikitpun sedih hati ini pdhl kita orang asli g mampuh blm pnya apa,2 masih numpang tmpt ibu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.