Warga Layangkan Surat Penolakan

4068
0
Firgiawan / Radar Tasikmalaya menolak. Iwan Kusnawan menunjukkan surat penolakan warga atas pembangunan tower seluler Senin (4/12).

INDIHIANG – Satu lagi tower seluler dipersoalkan warga. Menara itu berada di RW 07 Kampung Pamulihan Kadudampit Sukamaju Kidul Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.
Salah seorang warga RT/RW 04/07 Kampung Pamulihan Iwan Kusnawan (41) menganggap tower seluler yang hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman penduduk membahayakan keselamatan warga.
“Sudah beberapa kali pertemuan dengan pihak perusahaan pemilik tower yang kebetulan menyewa lahan milik warga di wilayah kami. Tetapi, warga tidak sepenuhnya memberi izin,” ujarnya kepada Radar, saat ditemui di kediamannya, Senin (4/12).
Menurut dia, warga yang keberatan juga sudah beberapa kali meminta proses pembangunan dihentikan sebelum tower mengantongi izin pemerintah dan direstui sepenuhnya oleh warga sekitar. Namun pembuatan fondasi terus dilakukan.
“Kita juga khawatir uang kompensasi kepada warga sekitar menimbulkan konflik antarwarga. Maka, kami minta pembangunannya ditahan sebelum ada kejelasan izin pendiriannya,” tutur dia.
Bersama beberapa warga, Iwan pun melayangkan pernyataan sikap yang intinya menyampaikan rasa keberatan dan penolakan atas keberadaan tower di lingkungannya. Surat itu dikirimkan ke kelurahan, kecamatan, Ketua dan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, DPMPTSP, Bappelitbangda serta wali kota.
“Kita ingin pemerintah tahu dan mendengarkan apa yang dikhawatirkan. Izin belum ada tapi pembangunan berjalan,” tegas dia.
Warga di sekitar lokasi pendirian tower, Lili Jubaedah (70) mengaku waswas akan dampak negatif dari keberadaan tower. Dia juga mendengar dari pengurus RT maupun RW yang mengumpulkan warga untuk musyawarah bahwa lokasi tower akan jauh dari pemukiman warga.
“Kami memang sudah menandatangani izin dan menerima uang kompensasi tetapi dari informasi itu bukan didirikan di sini (dekat rumahnya, Red). Terus terang sebagai masyarakat awam kita takut ada apa-apa,” ungkapnya.
Saat Radar meminta keterangan terhadap beberapa pegawai yang mengerjakan pembangunan fondasi tower, mereka menjelaskan pekerjaan baru dimulai beberapa hari lalu.
“Baru dimulai, kita hanya dapat kerjaan saja untuk membuat fondasi tower di sini,” ujar pria berusia sekitar 50 tahun yang enggan disebutkan namanya itu. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.