Warga Mengadu soal Kera dan Rusa

42
Istimewa AUDIENSI. Masyarakat Pangandaran mengadu ke DPRD soal kera dan rusa cagar alam, yang berkeliaran hingga ke pemukiman.

Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran menerima pengaduan dari masyarakat lingkungan RW 01 Dusun Pangandaran Timur Desa Panagandaran. Mereka mengeluhkan gangguan hewan rusa dan kera yang masuk ke lingkungan mereka.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran H Endang Ahmad Hidayat mengatakan pihaknya menerima audiensi dari masyarakat sekitar, dengan turut mengundang BPD, BKSDA, Perhutani dan Pihak Kecamatan pada Minggu lalu. ”Intinya warga ingin hewan-hewan tersebut kembali ke cagar alam dan tidak mengganggu masyarakat,” ungkapnya Rabu (22/5).

Menurutnya, BKSDA sempat memiliki program mengendalikan hewan tersebut dan masyarakat pun meminta adanya kelanjutan dari program tersebut. ”Katanya masyarakat jadi resah,” ujarnya.

Pihak BKSDA sendiri, kata dia, sudah berupaya menahan rusa dan kera dengan cara membangun pagar bambu. Akan tetapi belum maksimal. ”Karena pagar tersebut diterjang ombak, sehingga masyarakat meminta diperbaiki lagi,” katanya.

Penanganan kera, tambah dia, lebih sulit dibandingkan dengan hewan rusa. Bahkan sempat didatangkan pawang dari Banten.” Namun tidak berhasil dikembalikan ke cagar alam, jadi malah berkeliaran lagi,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Endang, si pawang sempat frustasi dan menyatakan tidak sanggup mengembalikan kera tersebut ke habitatnya. ”Karena kera Pangandaran sudah modern katanya dan berbeda dengan kera pada umumnya,” tutur dia.

Selain mengganggu masyarakat, kera tersebut mengganggu para pedagang dan pengunjung wisata. ”Kita akan komunikasi lagi dengan BKSDA untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Endang menjelaskan hewan rusa sempat mengakibatkan kecelakaan di jalan raya. ”Pihak BKSDA katanya mau menanam pohon untuk pakan hewan di sana, agar tidak berkeliaran,” terangnya.

Ia berharap pagar pembatas bisa dibangun kembali untuk menahan kera dan rusa tidak keluar dari cagar alam. ”Mudah-mduahan ada tindakan selanjutnya,” ucapnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.