Warga Minta Izin Pabrik Dibatalkan

244
0
AUDIENSI. Perwakilan pemerintah dan DPRD menerima audiensi warga Desa Cijolang Kecamatan Balubur Limbangan yang meminta pembatalan izin pabrik Jumat (20/4).
Loading...

TAROGONG KIDUL – Ratusan warga Desa Cijolang Kecamatan Balubur Limbangan yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Pemduli Desa (GM Pede), kembali mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Garut.

Massa menuntut pemerintah daerah membatalkan pendirian pabrik di sekitar wilayah tersebut. Mereka khawatir pendirian pabrik akan memunculkan berbagai permasalahan

“Sebelum pendirian pabrik saja sudah ada permasalahan antara antara warga. Apalagi kalau sudah berdiri pabrik,” ungkap Ketua GM Pede Syaid Mubarok kepada wartawan Jumat (20/4).

Dia meminta nota yang dikeluarkan pimpinan DPRD tentang penolakan dan pembatalan pendirian pabrik di Desa Cijolang dijalankan pemerintah.

“Kami menginginkan agar Pemerintah Kabupaten Garut bisa menjalankan nota pimpinan dewan yang sudah keluar,” pintanya.

Loading...

Menurutnya, warga Kampung Pulosari Desa Cijolang yang tinggal di sekitar kawasan rencana kawasan pabrik telah menyampaikan penolakan. Mereka khawatir pendirian pabrik dapat merusak lingkungan. Seperti mencemari kualitas air Sungai Cisaat, yang menjadi andalan warga untuk mengairi areal pertanian.

“Irigasi Cisaat ini kan bukan hanya bagi aktivitas warga Pulosari, tapi juga bagi warga desa lain yang menggantungkan sumber air ke sungai tersebut,” tuturnya.

Selain menimbulkan kerusakan lingkungan, kata dia, pembangunan kawasan industri atau pabrik juga dikhawatirkan berdampak buruk pada kondisi sosial. Padahal, kehidupan sosial dan budaya Desa Cijolang selama ini terjaga dengan baik.
Dia mencontohkan Kampung Pulosari sampai saat ini tetap mempertahankan lingkungan pendidikan pesantren, untuk membangun karakter generasi muda.

“Kita tidak mencetak peserta didik menjadi buruh pabrik. Kita menciptakan generasi siswa didik untuk melanjutkan pendidikannya setinggi mungkin,” katanya.

Terpisah, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Uu Saepudin mengaku akan secepatnya mendatangi lokasi rencana pembangunan pabrik sepatu di Desa Cijolang.

“Sekarang kita menjalani kajian teknis terlebih dahulu. Kita akan mengkaji secara komprehensif dari sisi sosial dan kulturalnya. Proses ini kita jalani terus sampai sejauh mana,” terang dia. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.