Warga Miskin Non BPJS Kesehatan Jangan Khawatir, Ditanggung Dinsos Kota Tasik

52
0
RAPAT. Komisi IV beserta Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD dr Soekardjo dan BPJS Kesehatan saat mendiskusikan biaya pengobatan yang tidak tercover pemerintah, Selasa (5/1). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

INDIHIANG – Warga kurang mampu yang belum menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak perlu lagi khawatir. Sebab, meski biaya pengobatannya tidak di-cover pemerintah. Namun, Pemkot melalui Dinas Sosial Kota Tasikmalaya siap menangani biaya pengobatan tersebut.

Hal itu terungkap usai rapat kerja Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RSUD dr Soekardjo dan BPJS Kesehatan. Mereka mendiskusikan solusi adanya aturan baru, bahwa Pemda tak lagi meng-cover biaya pasien dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Alhasil, disepakati biaya warga miskin yang tak memiliki kartu BPJS Kesehatan tetap bisa dibiayai hanya pengajuannya tidak lagi melalui Dinas Kesehatan.

“Alhamdulillah tadi ada titik temu. Sehingga solusi warga miskin yang belum ber-BPJS (memiliki kartu BPJS, Red), insyaaallah bisa diselenggarakan kembali hanya leading sectornya pindah dari Dinkes ke Dinsos,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam usai rapat kerja di ruang banggar, Selasa (5/1).

Untuk itu, dia meminta Dinas Sosial segera menyusun strategi teknis dalam upaya menyiapkan pelayanan pendaftaran masyarakat yang hendak mengajukan peng-cover-an biaya pengobatan. Diharapkan masyarakat kurang mampu tidak cemas lagi untuk berobat ke RSUD, dan komitmen yang dibangun hasil rapat tersebut segera terealisasi.

“ Tidak ada istilah warga miskin bayar sendiri bahkan tak terlayani kesehatannya. Ada celah 16rb jamkeskinda (Jaminan Kesejatan Miskin Daerah) belum termanfaatkan, 5rb diantaranya sudah meninggal, pinda domisili dan lain-lain,” papar politisi PKS itu.

“Nanti data warga disortir untuk mengintegrasikan warga miskin belum ber-BPJS itu ke Jamkeskinda,” lanjut Dede.

Baca juga : Jadwal Shalat Wilayah Kota Tasik Rabu (06/01/21)

Sekretaris Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman menjelaskan mekanisme pengajuannya sama saja ketika warga mengajukan permohonan pembiayaan melalui Dinas Kesehatan. Berupa surat SKTM dari RT/RW dan kelurahan kecamatan, kemudian mendaftarkannya ke Dinas Sosial.

“Nanti kami juga akan susun peraturan wali kota-nya. Supaya segera berjalan, pengobatan yang sudah berproses di Januari ini, Februari bisa dibayarkan,” harapnya.

Dia mengatakan nantinya Dinas Sosial mengeluarkan rekomendasi atas permohonan warga kurang mampu, untuk diperlihatkan ke RSUD dr Soekardjo bahwa biaya pengobatannya dijamin Pemkot. Dananya sendiri, lanjut Hendra, dibiayai melalui Belanja Tak Terduga (BTT).

“Apabila ada warga yang sakit, kita buatkan rekomendasinya dari kami secara satu pintu, agar jelas dan RSUD pun tadi sudah menyanggupinya,” ucap Hendra. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.