Warga Nonton KPK Saat Geledah Rumah Pemborong di Jelat Kota Banjar

256
0
radartasikmalaya
Salah satu tim penyidik KPK tampak membawa koper saat akan meninggalkan lokasi penggeledahan, Anto Sugiarto/ radartasikmalaya.com
Loading...

BANJAR – Tim penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan. Kali ini di kediaman Dad, Direktur PT Cahaya Kristal Putra di Lingkungan Jelat Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Sabtu (12/12) sejak pukul 10.00 WIB.

Tim penyidik KPK dikawal dua personil anggota Polres Banjar dilengkapi senjata laras panjang dan mengendarai empat mobil hitam plat B, terparkir di halaman rumah Dadang Kris sapaan akrabnya.

Kediaman Dad digeledah tim penyidik KPK, dengan status sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak korupsi proyek pengerjaan infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar, tahun anggaran 2012 – 2017.

Sebelumnya, Senin (7/12) Dad dipanggil oleh KPK sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Dan pemeriksaan dilakukan di aula kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Loading...

Salah satu warga Banjar, Hertu Apriana mengaku support atas tim penyidik KPK ke Kota Banjar melakukan pemberantasan korupsi.

“Kita dukung KPK memberantas korupsi di Kota Banjar. Karena korupsi menyengsarakan rakyat, dan harus dibasmi,” tandasnya.

Saat ditanya tujuan datang ke lokasi penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK, Hertu ingin menyaksikan langsung proses tersebut, dan benar terjadi di Kota Banjar, yang selama ini hanya dilihatnya di tv.

“Mudah-mudahan praktek korupsi di Kota Banjar bisa dibasmi dan jangan sampai terjadi lagi. Kasihan masyarakat jadi korban keserakahan para koruptor,” tandasnya.

Warga yang tinggal depan lokasi penggeledahan, Nuraeni Ramadani sangat  setuju apa yang dilakukan oleh KPK dagang ke Kota Banjar untuk memberantas korupsi.

“Saya setuju korupsi diberantas, supaya Kota Banjar bersih dari praktek korupsi yang baru-baru ini mencuat di masyarakat,” ujarnya.

Terpisah, Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan, pada Jumat (11/12/2020) penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah salah seorang swasta di Ciamis.

“Penggeledahan ini masih berkaitan dengan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017,” jelasnya.

Kata dia, hasil dari penggeledahan tersebut tidak ditemukan barang atau dokumen yang terkait dengan perkara ini.

Dan saat ditanya terkait penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK di rumah Dad belum bisa memberi keterangan resmi.

Tim penyidik KPK meninggalkan kediaman Dad sekitar pukul 14.11 WIB saat turun hujan, dengan membawa dua buah koper dan satu buah tas gendong berwarna hitam kedalam mobil.

(anto sugiarto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.