Warga Padaherang Pangandaran Tolak Relokasi

336
0
NANA SURYANA / RADAR TASIKMALAYA MASIH MENGUNGSI. Anak-anak Dusun Sukasari Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang bertahan di tenda darurat karena rumah mereka masih terendam banjir hingga kemarin.

PADAHERANG – Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) yang hidup di bantaran Sungai Citanduy, tepatnya di RT 35 RW 09 Dusun Sukasari Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, menolak direlokasi. Mereka memilih bertahan meskipun banjir akibat luapan sungai mengancam mereka setiap waktu.
“Semuanya tidak mau direlokasi, walaupun kebanjiran terus tetap enggak mau pindah,” tutur Parman, ketua Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat (FKDM) Desa Sukanagara, kepada Radar, Kamis (16/11).
Dia menjelaskan warga beralasan bahwa mereka berhak tinggal di tanah miliknya yang sudah ditempati turun-temurun. “Rumah-rumah di RT 35 itu kan ada di tanggul dan mereka sudah tinggal lebih dulu sebelum tanggul dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soeharto sekitar tahun 1980-an,” ungkapnya.
Alasan lainnya, kata dia, meskipun selama puluhan tahun dilanda banjir akibat luapan Sungai Citanduy, belum pernah ada nyawa yang terenggut. “Warga merasa aman tinggal di rumahnya meskipun langganan banjir yang arus sungainya cukup deras. Memang dari puluhan tahun kebanjiran tidak pernah ada korban,” ungkapnya.
Warga pun beralasan banjir di wilayahnya tidak pernah berlangsung lama. “Paling lama hanya seminggu. Memang cepat surut karena banjir di sana merupakan air sungai yang meluap saat hujan deras di wilayah Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar,” beber dia.
Parman menambahkan pemerintah sudah beberapa kali menawarkan relokasi rumah warga yang berada di tanggul. Namun, warga menolak. Beberapa diantaranya beralasan rumah relokasi tidak sebanding dengan rumah sekarang.
Informasi yang dihimpun Radar, banjir yang sebelumnya merendam RT 35 hingga ketinggian satu meter berangsur surut. Sejumlah warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya. Beberapa warga bertahan di pengungsian karena rumahnya masih tergenang.
Ketua RT 35 Ujang Rukmana mengatakan ada 25 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 80 orang yang terdampak banjir. “Menjelang pagi airnya surut jadi beberapa warga sudah kembali ke rumah tapi masih ada yang kebanjiran,” terang dia.
Sehari sebelumnya diberitakan, puluhan warga RT 35 RW 09 Sukasari, Sukanagara, Padaherang, Pangandaran, mengungsi akibat Sungai Citanduy meluap. Sebanyak 22 rumah terendam dengan ketinggian hingga satu meter. Sebagian mengungsi dengan mendirikan tenda di atas tanggul. Namun masih banyak warga yang memilih bertahan karena khawatir jika meninggalkan barang-barang di rumah. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.