Warga Parigi dan Kalipucang Pangandaran Akan Dicek Rapid Test Corona

236
0

PANGANDARAN – Munculnya pasien positif corona di Kabupaten Pangandaran, sekaligus agar cepat mencegah penyebarannya, Tim Gugus Covid-19 akan lakukan rapid test di Kecamatan Parigi dan Kalipucang.

Pasalnya, Kecamatan Parigi adalah tempat tinggal pasien positif tersebut, dan Kecamatan Kalipucang merupakan tempat tinggal saudaranya, yang terakhir sempat di kunjungi.

“Mudah-mudahan rapid test untuk 5.000 orang dari provinsi segera cepat datang. Kita akan prioritaskan desa-desa yang ada kasus Covid-19,” ungkap Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata.

“Saat ini kita belum menemukan titik sambung terpapar dimana pasien 01 ini? Apakah di Pandaherang atau lainnya. Saat ini kami sedang melaksanakan tracing kepada keluarganya dan tenaga medis yang pernah merawatnya,” sambung Jeje.

Dengan kejadian ini, Jeje mengintruksikan mulai memperketat untuk pengunjung atau pemudik ke Pangandaran, tidak bisa pulang ke keluarganya terlebih dahulu.

Tapi Tim Gugus Tugas sudah menyiapkan ruang isolasi khusus. Dengan ini harapanya akan terputus siklus penyebaran dari zona merah.

Loading...

“Ini berlaku untuk pemudik yang datang mulai Kamis (30/4) mendatang, sampai ke Pangandaran diberlakukan karantina khusus, selama 14 hari di tempat yang ditunjuk oleh desanya masing-masing,” ungkapnya.

Sedangkan yang melakukan penjagaan di posko perbatasan akan dilengkapi alat pelindung diri APD tingkat dua yaitu hazmat, kacamata, dan pelindung tangan.

Hal ini agar tidak ikut terkena dampak virus Corona dari pemudik bersal dari zona merah.

“Mudah-mudahan dengan pola ini kita semakin baik dalam pencegahan Covid-19,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pangandaran, drg Yani Achmad Marzuki menjelaskan, pihaknya sedang menelusuri (tracing) jejak pasien 01 ini.

Ungkap Yani, terlacak ada riwayat bahwa pasien 01, satu bulan lalu pernah ke Kecamatan Padaherang dan selama satu minggu tinggal di rumah anaknya.

Dari keluarganya tersebut, ternyata ada yang bolak balik ke salah satu rumah sakit di Banyumas.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya melakukan uji swab kepada 31 orang, terdiri dari 11 keluarga di Kecamatan Parigi dan 13 tenaga kesehatan serta 7 keluarga yang di Padaherang.

” Saya tidak ingin menduga-duga pasien tersebut positif Covid-19 dari mana. Pastinya saat ini tracing terus dan mengisolasi mereka yang sudah kontak fisik dengan pasien,” ujarnya.

Selain itu, untuk perkembangan Covid-19 di Pangandaran saat ini Positif Covid 19 satu orang, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi lima orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) masih 505 orang.

(fatkhur rizqi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.