Warga: Pemkab Tasik Jangan Anaktirikan Tanjungjaya!

1568
2
RUSAK. Jalan Mangunreja-Sukaraja di Kecamatan Tanjungjaya kondisinya rusak dan belum ada perbaikan sejak belasan tahun. Rencananya, Pemkab Tasik akan mulai mengaspalnya tahun ini. RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

TANJUNGJAYA – Kecamatan Tanjungjaya menjadi salah satu daerah penyangga ibu kota Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna. Namun, saat ini kondisinya dianggap kurang perhatian dari pemerintah daerah. Mulai dari aspek infrastruktur jalan, perairan dan fasilitas penunjang lainnya.

“Selama saya di Tanjungjaya, saya kira kecamatan ini dianaktirikan. Karena pembangunannya sangat jauh jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Buktinya sudah belasan tahun Jalan Mangunreja-Sukaraja belum ada perbaikan, termasuk infrastruktur perairan bagi para petani,” ujar Oos Bashor, warga Desa Cibalanarik Kecamatan Tanjungjaya kepada Radar, tadi malam.

Baca juga : Material Longsoran yang Menutup Jalan di Mangunreja Tasik Dievakuasi

Menurutnya, kondisi jalan dan perairan di Tanjungjaya sejak zaman kepemimpinan Tatang Farhanul Hakim dan Uu Ruzhanul Ulum dua periode belum tersentuh perbaikan. Hal tersebut menandakan tidak adanya perhatian dari pemerintah, khususnya kepala daerah terhadap Kecamatan Tanjungjaya. Padahal, akses jalan ini sangat strategis karena menghubungkan dengan Kecamatan Sukaraja dan menuju ke Tasik Selatan.

“Warga sudah bosan diberikan janji-janji akan adanya pengaspalan jalan ini. Ada pun sekarang muncul pada tahun ini akan ada perbaikan, diharapkan tidak PHP (pemberi harapan palsu), karena warga sudah bosan mendengarnya,” katanya.

Selain jalan, kata dia, persoalan perairan pun sudah berlarut-larut dan belum bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah. Dampaknya, sekitar puluhan bahkan ratusan hektare di desa-desa Tanjungjaya dan sebagian Sukaraja tidak bisa teraliri air.

“Sekarang lahan tersebut hanya bisa ditanami padi ketika musim hujan yang intens, kalau tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk penanaman palawija saja,” ujarnya.

Kemudian, Oos pun mengkritisi kinerja anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) I yang mendulang banyak suara dari Tanjungjaya. Pasalnya, selama periode-periode sebelumnya tidak terlihat dukungan dan perjuangannya untuk membangun Kecamatan Tanjungjaya. Karena, mereka fokus memperhatikan daerahnya masing-masing. “Padahal seharusnya merata,” katanya.

Deni Syukron, warga Desa Cikeusal, Tanjungjaya pun mengeluhkan hal serupa. Pasalnya, akses jalan di daerahnya sudah belasan tahun belum diperbaiki. Padahal, jalan tersebut strategis bagi masyarakat untuk aktivitas. “Tanjungjaya ini daerah penyangga ibu kota, jadi tolong diperhatikan juga pembangunannya. Jangan sampai dianaktirikan,” ujarnya.

Baca juga : Perbaikan Jalan Mangunreja-Tanjungjaya Butuh Rp 4,5 M

Terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Permukiman (PUTRPP) Kabupaten Tasikmalaya Atep Dadi Sumardi mengatakan, peningkatan Jalan Mangunreja-Sukaraja di Desa Cibalanarik, Tanjungjaya akan diaspal tahun ini dengan panjang 1,3 kilometer. “Kita ingin pelaksanaannya dilakukan secepatnya, sekitar bulan Mei,” ujarnya kepada Radar, di ruang kerjanya, Selasa (28/1).

Kata dia, untuk anggaran pengaspalan Jalan Mangunreja-Sukaraja sudah masuk di dana alokasi umum (DAU) tahun ini. “Diharapkan anggarannya bisa mencukupi sampai selesai,” ucapnya. (yfi/obi)

loading...

2 KOMENTAR

  1. Betul sekali mas, sudah begitu lama pemkab tasikmalaya dan anggota dewan dari dapil Tanjungjaya tidak pernah ada kepeduliannya terhadap sarana Jalan & solokan di daerah kami..
    Tolong pers juga inten utk ikut mendesak kepada dinas terkait..
    Terimakasih Radar tasik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.