Warga Salawu Datangi Bawaslu

198
SAMPAIKAN ASPIRASI. Puluhan warga asal dapil 7 Kabupaten Tasikmalaya mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan dugaan money politics di malam sebelum pencoblosan 17 April 2019, Senin (22/4). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

Di Kabupaten Tasikmalaya puluhan warga dan beberapa calon legislatif (caleg) asal daerah pemilihan (dapil) 7 yang meliputi Kecamatan Salawu, Puspahiang, Taraju, Sodonghilir dan Bojonggambir mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.

Mereka mengadukan adanya praktik money politics yang terjadi di dapil tersebut. Yang didampingi caleg dapil 7 seperti Dani Fardian (Golkar), Nana Sumarna (PKB) dan Ima Budi Rahayu (PAN) dan Enjang Mustafa Salim (PAN).

Koordinator Aksi Perwakilan Masyarakat Dapil 7 Dadang Sumarna mengungkapkan tujuan datang ke Bawaslu, untuk meminta lembaga tersebut mengusut serta memproses secara hukum praktik money politics.

“Karena politik uang sudah masuk pidana pemilu, khususnya yang terjadi di Salawu dan Sodonghilir,” ujarnya kepada wartawan Senin (22/4).

Dadang mengatakan pelaku money politics tersebut merupakan caleg paketan antara caleg DPR RI, Provinsi dan Kabupaten. “Kita sudah serahkan buktinya ke Bawaslu, maka kita minta diusut tuntas,” paparnya.

Pihaknya pun telah membawa terduga pelaku dan saksi atau pemberi dan penerima uang sebagai bukti dugaan money politics kepada Bawaslu. “Jangan dibiarkan, negara ini mau dibawa ke mana, terutama masyarakat khususnya di Salawu, jangan sampai dibodohi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Salah satu caleg dari PKB dapil 7 Nana Sumarna mengaku jelas merasa dirugikan ketika ada dugaan money politics di dapil 7. “Gerakan money politics jelas terencana, alat bukti sudah ada, laporan sudah masuk ke Bawaslu. Tinggal kewajiban Bawaslu menguatkan alat bukti dan proses ke Gakkumdu. Tentu harus sampai ada vonis, pelaku money politics didiskualifikasi,” paparnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda mengaku sudah memproses pelaporan dugaan money politics di dapil 7.

“Memang sudah diproses laporannya berasal dari Panwascam Salawu. Yang mendapatkan hasil temuan money politics di Desa Sukarasa dan Desa Serang yang diduga dilakukan caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra,” paparnya.

Dodi menjelaskan apabila hasil laporan investigasi dari Panwascam Salawu memenuhi syarat formil dan materil, maka selanjutnya akan dibawa ke ranah Sentra Gakumdu. “Sudah menjadi kewajiban Bawaslu memproses laporan dan temuan di lapangan,” paparnya. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.