Warga Setuju Penjualan Mihol Dibatasi

18

PARIGI – Penetapan Peraturan Daerah tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol (Mihol) mendapat sambutan baik dari masyarakat Pangandaran.

Warga Desa Langkaplancar Kecamatan Langkaplancar Agus Wiranata (29) sangat mendukung adanya perda tersebut.

”Kalau untuk membatasi peredaran dan penjualannya saya sangat setuju sekali, karena sekarang masih ada warung yang menjualnya secara bebas,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (5/12).

Ia mengatakan dampak dari minuman beralkohol sangat berbahaya, apalagi yang dioplos bisa membahayakan nyawa manusia. ”Pemerintah harus tegas menjalankan aturan yang sudah ditetapkan,” tuturnya.

Warga Cijulang Dede Suhendar (28) juga sangat setuju bila penjualan minuman beralkohol dibatasi. ”Takutnya anak-anak bisa menjangkaunya, kalau dijual di tempat tertentu mungkin bisa aman,” ucapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.