Warga Sukahening dan Ciawi Tasik Dapat Bantuan dari Primajasa Mayasari Peduli

2594
3

KABUPATEN TASIK – Primajasa Mayasari Peduli membagikan puluhan ribu masker, makan siang gratis dan sembako kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sukahening dan Ciawi, Kabupaten Tasik, Kamis (9/4).

Mulai hari ini, Primajasa Mayasari Peduli akan terus keliling membagikan bantuan serupa di wilayah kota dan Kabupaten Tasikmalaya, menggunakan dua unit bus.

CEO Primajasa, H Amir Mahpud mengatakan, bantuan yang diberikan kepada masyarakat juga dalam bentuk alat kesehatan yang berhubungan penanggulangan covid-19 dan dampak sosialnya.

Baca juga : Tekan Covid-19, Polisi Razia Orang tak Bermasker di Kota Tasik

“Ada puluhan ribu masker, sanitizer serta makan siang gratis dan sembako. Dibagikan secara merata dan spontan di titik jalur jalan provinsi dan jalan kota/kabupaten,” ungkap Amir yang juga penanggungjawab program Primajasa-Mayasari Peduli, kepada wartawan, kemarin.

Sasarannya sendiri, terang dia, dibagikan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai tukang ojek, petugas parkir, tukang becak dan masyarakat sekitarnya yang terlewati.

Baca juga : Awas! Ada 73 OTG Corona di Kota Tasik, Warga Diminta Waspada

“Kita akan ikuti standar protokol kesehatan tentang Covid-19, menghindari kerumunan publik, tetap menjalankan physical dan social distancing,” kata Amir.

Selain itu, Primajasa Mayasari peduli juga melakukan penyemprotan desinfektan ke sarana-sarana ibadah, masjid-masjid, mushola dan lainnya agar terjaga dari kemungkinan penyebaran Covid-19 dan masyarakat tenang beribadah.

Menurut dia, kegiatan Primajasa Mayasari Peduli ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Primajasa-Mayasari terhadap masyarakat kota dan Kabupaten Tasikmalaya, menyikapi meluasnya wabah virus corona.

“Primajasa Mayasari Peduli merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi membantu pemerintah dan masyarakat semampu dan sebisa yang kami lakukan,” ucapnya.

“Agar wabah Covid-19 ini tidak terus meluas, masyarakat yang terdampak secara sosial dan ekonomi juga bisa sedikit terbantu,” sambung dia.

Amir menambahkan, dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kebijakan penanganan covid-19 di Tasikmalaya, ada banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan penghasilannya.

Sementara kebutuhan mereka dan keluarganya tidak bisa didiamkan. “Pemerintah daerah dengan APBD nya yang memang bersumber dari uang rakyat biar menangani dampak sosial dan ekonomi masyarakat dalam skala besar dan luas,” ungkapnya.

“Pemerintah daerah, bisa menggelontorkan anggaran puluhan miliar dari APBD. Kalau kami ya sebatas ikut serta membantu dan memberikan kepedulian dari perusahaan yang kami jalankan. Semua kita tentu bisa memberikan kontribusi. Sekecil apapun itu,” tambah dia.

Menurut Amir, alangkah baiknya Jika para pengusaha dan agniya ikut serta membantu pemerintah meringankan beban masyarakat.

“Para pengusaha Tasikmalaya dan para agnia saya kira penting untuk di ketuk hatinya, agar ikut menyisihkan sebagian hartanya membantu masyarakat yang hari ini terdampak covid-19,” kata Amir.

Terakhir, sambung dia, kegiatan Primajasa Mayasari Peduli ini akan terus berlangsung hingga batas pandemik corona berakhir sebagaimana dinyatakan oleh pemerintah yaitu 29 Mei 2020.

“Kita akan lakukan kegiatan ini setiap hari. Semoga semuanya diberikan kekuatan dan kesehatan. Berkah untuk semuanya” pungkasnya.

Salah satu warga asal Kecamatan Ciawi Wahyu (45) yang tadi sempat menerima pembagian masker dan makan siang gratis dari Primajasa Mayasari Peduli mengungkapkan, dirinya merasa senang menerima bantuan alat kesehatan, sembako dan nasi kotak dari primajasa mayasari peduli.

“Dalam situasi begini akibat wabah corona. Dapat makan enak saja untung, dapet masker juga. Sulit sekarang cari uang. Kalau buat makannya sudah ada, kan pendapatan walau sedikit utuh dibawa ke rumah. Tidak usah beli nasi,” ungkap Wahyu yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojeg ini.

(diki setiawan)

Loading...
loading...

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.