Naik Pesawat untuk Pergi Kerja di Pangkal Pinang

Warga Tasik Korban Lion Air

1610

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 Jakarta–Pangkal Pinang yang jatuh di Tanjung Karawang Senin (29/10), ditumpangi. Salah satunya warga Kota Tasikmalaya yakni Ahmad Endang Rochmana (54), warga Talangsari RT/RW 04/01 Kelurahan Awipari Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya.

Ahmad merupakan pegawai Direktorat Jendral Pembendaharaan (DJPb) dan menjabat sebagai Kasubbag Keuangan Kanwil Pangkal Pinang. Diketahui korban hendak berangkat ke tempat kerjanya.

Suasana duka pun masih meliputi keluarga Ahmad di Cibeureum. Anaknya, Vita Tiana (30) menerangkan sang ayah datang ke rumah pada Sabtu pagi (27/10). Setiap bulan memang Ahmad rutin pulang ke Tasik. “Kadang ada dua Minggu sekali, yang pasti setiap bulan itu pasti pulang,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya kemarin.

Minggu malam (28/10) Ahmad sudah waktunya berangkat ke Pangkal Pinang. Dia ke Jakarta menggunakan travel ke Bandara Soekarno Hatta karena mengejar jadwal penerbangan pagi supaya tidak terlambat ke kantor.

Sekitar pukul 09.00, Vita dihubungi oleh kerabat dan menanyakan pesawat yang ditumpangi ayahnya. Sekaligus memberitahukan soal adanya kecelakaan tersebut. Begitu juga istri Ahmad, Eni Siti Nuraeni (54) yang dihubungi mertuanya soal pesawat yang digunakan suaminya.

Keluarga langsung mencari informasi di internet dan menyesuaikan jenis pesawat dan jadwal penerbangan. Hasilnya sinkron, Ahmad ada di pesawat Lion Air itu. Pukul 13.00, Eni bersama anak bungsunya M Rizky (24) langsung berangkat ke Jakarta. Untuk memastikan serta mencari tahu kepastian kondisi Ahmad.

Keluarga berharap besar Ahmad bisa selamat dalam kecelakaan tersebut, meskipun peluangnya kecil. Namun demikian apapun kehendak Tuhan keluarga akan mengikhlaskannya. “Mau kondisinya bagaimana pun yang penting ketemu dulu, saya harap bisa selamat,” harapnya.

Di mata Vita, Ahmad merupakan figur ayah yang bertanggung jawab dan sangat menyayangi keluarga juga humoris. Setiap pulang ke Tasik, Ahmad tidak hanya sekadar beristirahat, selama di Tasik dia mengajak cucunya bermain dan jalan-jalan. “Pokoknya sosok ayah banget, sayang sekali sama keluarga,” tuturnya.

Masih hangat di telinga Vita, ketika perempuan yang sedang hamil tua itu bercerita soal rencana operasi sesar untuk proses kelahiran anak keduanya. Saat itu Ahmad meyakinkan akan pulang dan menemaninya dalam menjalani operasi.

Namun demikian, ucapan ayahnya itu seakan tinggal kenangan karena saat ini pun kondisinya belum bisa dipastikan. “Rencana 18 November, katanya ayah mau pulang lagi,” ucap Vita yang tidak lagi sanggup menahan air matanya mengingat besarnya perhatian sang ayah. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.