Warga Tasikmalaya di Jepang Ikut Panik

217
0
Istimewa PAKAI MASKER. Warga Indonesia yang berada di Stasion Namba Jepang mengenakan masker antisipasi terpapar virus corona Minggu (26/1).

Kepanikan masyarakat menyikapi wabah virus corona yang melanda sejumlah negara di Asia, terjadi di Osaka Jepang. Warga yang ke luar rumah selalu mengenakan masker supaya terhindar paparan virus mematikan itu.

Seperti yang dialami sejumlah pemagang asal Indonesia di Osaka, Jepang kepada Radar mengaku adanya wabah tersebut membuat mereka paranoid.

Baca juga : Ngopi Murah, Nikmat, Berkualitas Mahal, di Dekat Jembatan Cirahong Tasikmalaya

Ditambah, banyaknya im­bauan di setiap media massa, pelayanan publik dan lain se­bagainya berkenaan pening­katan kehati-hatian dalam meng­hindari paparan virus corona.

“Di sini semua orang mengenakan masker. Bahkan, di salah satu tempat wisata Gliko Namba, yang seharusnya pengunjung menikmati suasana justru terganggu adanya kekhawatiran paparan virus tersebut,” ujar Indra Darmawan Affandi (29), warga asal Kota Tasikmalaya yang sedang magang di Jepang kepada Radar, Minggu (26/1).

Menurutnya, kepanikan bukan hanya menimpa warga pendatang, warga setempat pun turut merasakan kekhawatiran paparan virus corona. tidak jarang, warga setempat paranoid ketika melihat wisatawan atau warga berkebangsaan Cina yang sedang beraktivitas. “Jadi paranoid, ketika lihat orang Cina itu mereka (warga Jepang, Red) seperti ketakutan. Sebab, banyak kan di berita mereka direhabilitasi dan dimasukan ke ruangan khusus khawatir membawa virus,” keluhnya.

Pemagang lainnya, Munir (30), warga Sulawesi Selatan menuturkan hal serupa. Semenjak pemberitaan tersebut viral di berbagai media massa, dirinya kerap dihubungi keluarga di tanah air. “Kondisi di sini juga sedang cuaca dingin, otomatis keluarga di kampung halaman merasa khawatir ketika dengar informasi di Jepang ada yang terpapar virus corona. Alhamdulillah sejauh ini rekan-rekan yang berasal dari Indonesia dalam kondisi aman,” kata dia memaparkan.

Dia pun mengaku terus memantau perkembangan wabah virus corona tersebut, agar jangan sampai terjangkit. ”Kita pun memantau terus perkembangannya. Dan mencari cari agar jangan sampai terjangkit,” tuturnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.