Warga Tawang Kota Tasik Bunuh Diri Diduga karena Tekanan Ekonomi

1933
DIBAWA KELUARGA. Petugas kamar mayat RSUD dr Soekardjo mengeluarkan jenazah JJ yang diduga bunuh diri di perkebunan wilayah Kelurahan Setiarasa Kecamatan Cibeureum.

TAWANG – Kasus dugaan bunuh diri yang ditemukan di Kelurahan Setiaratu Kecamatan Cibeureum sudah terungkap. Pria tersebut berinisial JJ (25) asal Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya yang diduga depresi karena persoalan ekonomi.

Kapolsek Cibeureum AKP Suharto menyebutkan ada beberapa orang yang mengaku keluarga korban. Mereka sudah mengecek jenazah dan sudah terverifikasi. “Alhamdulillah, identitasnya sudah diketahui,” ungkapnya saat dihubungi Radar, Rabu (28/11).

Suharto menduga korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi. Keterangan dari keluarga kondisi ekonominya sedang terpuruk. “Dulunya dia kerja, sekarang sudah tidak kerja,” tuturnya.

Suharto menyebutkan pihak keluarga sudah menerima kematian korban karena bunuh diri. Mereka enggan mengautopsi korban guna memastikan penyebab kematiannya. “Jadi tidak kita lakukan autopsi,” terangnya.

Kemarin pihak keluarga sudah membawa jenazah JJ dari kamar mayat RSUD dr Soekardjo. Jenazah dikebumikan di Kecamatan Bantarkalong yang merupakan kampung halamannya.

Petugas Kamar Mayat RSUD dr Soekardjo Dona Darmawan menyebutkan keluarga datang ke tempatnya Rabu pagi. Mereka mengaku melihat foto dan video gantung diri yang viral di media sosial. “Keluarganya curiga itu JJ, langsung ngecek ke sini dan ternyata benar,” terangnya.

Dari informasi yang dihimpun, JJ (25) merupakan memiliki istri dan dikaruniai seorang anak yang masih kecil. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.