Warga Tawang Kota Tasik yang Meninggal Positif Corona Terpapar Sepulang dari Zona Merah

20160
3

KOTA TASIK – Warga Tawang Kota Tasik yang meninggal dengan status positif Corona, Sabtu (24/04) sore, terpapar sepulang dari zona merah.

Sebelumnya, pasien positif covid-19 berinisial S (56 tahun) ini, sempat  mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Islam Hj Siti Muniroh, sejak tanggal 23 April 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat mengatakan, pasien berasal dari Kecamatan Tawang Kota Tasik.

”Nyonya S ini baru saja mudik dari zona merah beberapa waktu  lalu. Lalu muncul gejala dan dirujuk ke Rumah Sakit Islam pada tanggal 23 April dan dinyatakan meninggal pada tanggal 25 April puku 14.20. Hasil PCR positif Covid-19,” ucapnya saat dihubungi Radar Sabtu (25/04) malam.

Berita terkait : 1 Pasien Positif Corona Warga Tawang Kota Tasik Meninggal Sabtu Sore

Menurut dia, jenazah S langsung dimakamkan di  Tempat Pemakaman Umum (TPU) Aisha Rasida Tamansari, sesuai dengan standar penanganan jenazah corona.

”Keluarganya sudah menerima kepergian almarhumah dan sudah merelakanya,” tuturnya.

Loading...

Secara otomatis, menurut dia, keluarga yang sempat kontak fisik dengan S, langsung mendapat pengawasan dan akan di tracing (dilacak).

Termasuk siapa saja tetangga yang sudah melakukan kontak. ”Namun kendalanya nanti di tes PCR yang cukup lama. Karena harus ke provinsi, kalau Rapid Tes bisa diketahui langsung,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut fia, jumlah pasien positive yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 3 orang, sementara jumlah yang sudah sembuh mencapai 7 orang. ”Yang dalam perawatan mencapai 20 orang,” jelasnya.

Uus menjelaskan, masalah larangan mudik dari zona merah ini memang harus jadi perhatian khusus, karena dikhawatirkan arus mudik tidak terkendali.

“Apalagi nanti pas masa puncaknya, kebanyakan kan orang Tasik itu banyak yang jadi perantau di zona merah,” katanya.

Pihaknya terus mendata para pemudik yang sudah terlanjut pulang ke Kota Tasik, untuk melakukan isolasi mandiri.

”Gugus tugas terus melakukan pendataan tidak hentinya, sambil memberikan anjuran kepada para pemudik untuk mematuhi aturan pemerintah,” ucapnya.

Lanjut dia, saat bulan puasa sekarang ini masyarakat harus mentaati anjuran pemerintah, untuk tidak ngabuburit dan berkerumun. ”Agar penularan Covid -19 ini tidak terus meluas,” ucapnya.

(deni nurdiansah)

Loading...
loading...

3 KOMENTAR

  1. Beritanya telat.. klo bisa lebih baik memberitakan berita kabar baik.. bukan menakuti2 pembaca dengan berita kematian..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.