Warga Tolak Pembangunan TPA

68

PAGERAGEUNG – Warga dan Pemerintah Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung menolak rencana pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya.

“Warga dan pemerintah desa sudah jelas menolak pembangunan TPA di Kampung Cikadu Desa Guranteng. Yang rencananya tahun kemarin,” ujar Kepala Desa Guranteng Endang Bahrum SPdi kepada Radar, Selasa (5/2).

Menurut dia, penolakan dilakukan karena sistemnya hanya pembuangan akhir saja. Sementara, warga meminta ada pengelolaan sampah yang lebih baik. Sehingga ada dampak ekonominya juga bagi masyarakat. “Kami ingin TPA ini dikolaborasikan dengan pengelolaan sampah. Kalau seperti itu, insyaallah saya dan warga setuju,” bebernya.

Kata dia, Dinas Lingkungan Hidup seharusnya melakukan sosialisasi yang masif dalam rencana pembangunan TPA. Sehingga, warga secara perlahan bisa menerima apa yang menjadi rencana pemerintah ini.

Terpisah, Taryana (23), warga setempat mengatakan ditolaknya rencana pembangunan TPA di Guranteng karena khawatir adanya pencemaran air mau pun udara. Terlebih, lokasi yang direncanakan dibangun TPA banyak permukiman warga. “Kalau hanya TPA saya menolak. Berbeda kalau ada sistem pengelolaannya, kami warga akan menerima dengan catatan tidak mencemari,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengolahan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya Drs Aam Rahmat Selamet MPd menjelaskan pihaknya sudah merencanakan pembangunan TPA di Kecamatan Manonjaya, Cikatomas, Karangnunggal, Taraju dan Pagerageung.

“Iya memang benar ada penolakan dari warga rencana pembangunan TPA di Guranteng Pagerageung. Namun, kami bulan ini akan melakukan sosialisasi lagi kepada masyarakat soal TPA. Nantinya, di TPA tersebut bukan untuk pembuangan akhir, melainkan akan ada pengolahannya juga,” bebernya.

Lanjut dia, untuk rencana pembangunan TPA ini masih dalam tahapan sosialisasi kepada warga. Untuk saat ini, pihaknya fokus pada pembangunan dan mengoptimalkan TPA Nangkaleah di Kecamatan Mangunreja. “Sekarang sudah ada pembebasan lahan di TPA Nangkaleah seluas 2,2 hektare. Sehingga bisa lebih luas untuk pembuangan sampah akhir,” bebernya. (obi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.