Warga Wonoharjo Tagih Janji Pemkab

2

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PARIGI – Warga Desa Wonoharjo yang tergabung dalam Forum Masyarakat Korban Gempa Pangandaran (FMKG) melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran. Mereka menuntut janji pemerintah kabupaten (Pemkab) Pangandaran untuk membantu perbaikan kerusakan rumah, akibat gempa yang terjadi pada akhir tahun 2017 lalu.

Ketua BPD Desa Wonoharjo Dede Suprapto mengatakan Bupati Pangandaran H Jeje Wiriadinata dan Gubernur Jawa Barat saat itu Ahmad Heryawan sempat mengunjungi lokasi bencana dan berjanji akan membantu para korban memperbaiki kerusakan yang terjadi.

”Ada beberapa masayrakat yang berhutang kepada toko material untuk memperbaiki kembali rumahnya, slot pembayaranya menunggu bantuan dari pemerintah,” ungkapnya saat audiensi berlangsung Rabu (19/9).

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran Jalaludin mengatakan bahwa masyarakat yang sudah berhutang ke material, belum tercover untuk menerima bantuan setelah divalidasi.

“Untuk itu kami mendorong kepada pemerintah untuk segera mencari solusi, terutama membantu masyarakat yang punya utang ke material tapi tidak masuk penerima bantuan,” katanya.

Saat ini, pemkab mempersilahkan kepada warga terimbas gempa untuk memperbaiki bangunan mereka secara swadaya terlebih dahulu. ”Makanya ada yang berhutang ke material dan kami memandang segala sesuatu yang diucapkan didepan masyarakat, pasti itu dianggap sebuah kebijakan,” jelasnya.

Ia pun meminta kepada dinas terkait untuk terjun langsung dan menginvestigasi masyarakat yang sudah terlanjur berhutang ke material. ”Setelah itu kita baru mencari solusinya,” terangnya.

Lanjut dia, dikhawatirkan terjadi letupan-letupan kecil di masyarakat jika tidak dicari solusinya. ”Ini harus jadi perhatian khusus,” jelasnya.

Kepala Desa Wonoharjo Zaenal Mustofa mengatakan berdasarkan laporan awal total korban gempa tercatat ada 400 lebih, namun setelah diverifikasi totalnya menjadi 176 rumah. ”Sementara yang mendapat bantuan dari Kemensos Ri baru 23,” jelasnya.

Pihaknya akan ikut me­nelusuri berapa rumah yang sudah melakukan perbaikan dan memiliki hutang ke pihak material. ”Ya untuk sekarang kami harap ada bantuan langsung, bagi warga yang sudah terverifikasi,” katanya.(den)

loading...