Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

0.9%

60%

2.4%

0.2%

4.5%

20.1%

11.7%

0%

0.1%

0%

Waspada Bencana di Pergantian Musim

39
0
POS RONDA. Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya H Ucu Anwar dan Kasubag Humas Polres Tasikmalaya Kota Iptu Nurrozi SH saat mengisi talk show Pos Ronda di Radar TV tadi malam. UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA

SL TOBING – TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mempersiapkan diri untuk menangani bencana, setelah pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan.

Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana menyatakan untuk menghadapi bencana pergantian musim tersebut, pihaknya membagi menjadi dua langkah, yakni preventif dan responsif. “Itu terus kami laksanakan sejauh ini untuk pencegahan terjadinya bencana di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya,” kata Imam kepada Radar usai talk show Pos Ronda 99 di Studio Radar Tasikmalaya TV Jumat (13/12) malam.

Imam menjelaskan, untuk pencegahan, secara preventif yakni mulai dari sosialisasi, koordinasi dengan BPBD, kesiapsiagaan dan pencegahan lainnya. Seperti melaksanakan kegiatan pembersihan sungai dan pemangkasan pohon.

“Jangan sampai perumahan cuaca ini menimbulkan bencana, apalagi sampai ada korban,” jelas dia.

Apabila terjadi bencana, TNI sudah siaga karena sudah melaksanakan latihan-latihan. Baik latihan di dalam ruangan dan lapangan

“Untuk latihan ini, bertahap, bertingkat dan berlanjut untuk lebih meningkatkan keahlian kita dalam menanggulangi bancana,” ujar dia.

Imam menyarankan kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya segera melaksanakan latihan di ruangan. Latihan tersebut melibatkan komponen lainnya.

“Artinya bila terjadi bencana supaya bisa lebih sinergi dalam satu ruangan, saya rasa untuk lapangan sendiri sudah sering melaksanakan latihan-latihan itu,” kata dia.

Sebelumnya, kata dia, dilaksanakan apel kesiapsiagaan. Pihaknya terus memonitor ke setiap koramil supaya terus waspada, karena bencana itu bisa terjadi kapan saja tanpa diketahui.

“Para danramil dan Babinsa harus siap siaga, bahkan untuk pelosok Kabupaten Tasikmalaya, seperti Taraju, Culamega, Cikalong, Karangnunggal yang memang sangat rawan terhadap bencana khususnya pergerakan tanah,” jelas Imam.

Imam mengimbau kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya selalu waspada. Meskipun jika dilihat dari potensi bencana, lebih banyak Kabupaten Tasikmalaya.

“Masyarakat saya imbau agar mematuhi aturan yang diberikan aparat pemerintah daerah yang bekerja sama dengan TNI dan Polri, salah satunya relokasi,” himbau dia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya H Ucu Anwar menyatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi dan mitigasi bencana. “Khususnya sosialisasi mengenali potensi bencana,” kata dia.

Pergantian musim seperti ini, kata dia, akan lebih dominan bencana alam dibandingkan dengan bencana non alam. Utamanya luapan air yang terjadi di Kota Tasikmalaya. “Makanya masyarakat di sekitaran aliran sungai, salah satunya dengan terus memantau permukaan air,” ujar dia.

Tidak hanya itu, masyarakat di wilayah kontur tanah gembur harus lebih siaga. Karena tanah gembur seperti itu akan sangat rentan ketika adanya air yang masuk. “Itu seperti di Kawalu, Tamansari dan Purbaratu, saya harap harus lebih waspada,” kata dia.

Untuk Kota Tasikmalaya sendiri yang menjadi fokus utama yakni bencana tanah longsor dan angin puting beliung. “Itu selalu terjadi di tiga tempat yang sudah kita mitigasi. Saya harap semua masyarakat selalu waspada ketika ada angin kencang dan hujan deras turun,” katanya. (ujg)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.