Waspada! Lokasi Teror Bom Bunuh Diri Bukan Cuma Sukoharjo

28
0
Loading...

SUKOHARJO – Lokasi teror bom bunuh diri bukan hanya Sukoharjo. Beberapa kabupaten dan kota lainnya menjadi target serangan bom bunuh diri.

Kendati ada beberapa titik yang menjadi target teror bom, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta warga untuk tetap tenang dan bekegiatan seperti biasa untuk menyiapkan Lebaran esok.

“Biar aparat bekerja dan mohon masyarakat untuk tidak mendekat ke area itu agar kepolisian bisa bekerja dengan baik,” kata Ganjar saat dihubungi Selasa (4/6).

Ganjar meminta kepada masyarakat untuk membantu pengamanan. Jika ada yang mencurigakan, masyarakat harus segera melapor kepada aparat agar bisa segera ditangani.

Menurut Ganjar, kejadian ini diharapkan bisa membuat semua pihak makin waspada. Sebab, memang ada oknum-oknum yang selalu mengganggu kesenangan, ketentraman, dan kenyamanan di Indonesia, terutama Jawa Tengah.

Ganjar mengaku, ia sudah menerima sejumlah laporan dan saat ini terus dilakukan penanganan.

“Penanganannya mudah-mudahan dapat segera dikejar motif dan identitas pelaku,” jelas Ganjar, seperti dilansir Radar Solo (grup Jawa Pos/pojoksatu.id) pada Selasa 4 Juni 2019.

Loading...

Hingga saat ini belum ada laporan korban, kecuali pelaku peledakan.

“Dari laporan, pelaku peledakan selamat. Sehingga diharapkan polisi bisa lebih cepat mendapat informasi,” tambahnya.

Polri dibantu TNI sebenarnya sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif. Hal ini sudah sering disampaikan, terutama pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019 beberapa waktu lalu.

“Pak kapolri dalam apel siaga operasi ketupat sudah mewaspadai,” ucap Ganjar.

Lokasi ancaman, imbuh Ganjar, sudah ada petanya. Tidak hanya di Kartasura, tapi juga jauh dari seluruh jaringan kota-kota dan kabupaten.

“Tentu saya tidak bisa membuka titiknya karena terkait dengan informasi yang tidak perlu diinformasikan,” ujarnya.

Terkait peristiwa ini, ia pun meminta pada masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan foto-foto atau video kejadian. Agar masyarakat tidak mendapatkan visual yang mengerikan.

“Beraktivitas saja seperti biasa, biar aparat bekerja. Mari kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan Jawa Tengah,” pungkas Ganjar.

(bay/ria)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.