Jalur Nasional di Ciamis Utara Rawan Longsor

Waspada Tebing-Tebing Maut

49
0
RAWAN LONGSOR. Jalur nasional di Jalan Raya Baregbeg rawan longsor. Pada 2014, di jalur tersebut ada pengendara motor tertimbun longsor hingga tewas.IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis mengingatkan kepada para pengguna jalan yang melintasi jalur nasional terutama di Kecamatan Baregbeg, Cipaku, Kawali dan Panawangan. Jalur Ciamis utara itu rawan longsor dan di kedua sisi jalan banyak tebing tinggi.

“Pada musim hujan ini menjadi sangat rawan longsor. Tanahnya bisa menimbun jalan ditambah pohon-pohon juga bisa terbawa longsor,” kata Ketua Tagana Kabupaten Ciamis Ade Waluya, Minggu (3/2).

Ade menceritakan pada 2014, di jalur Ciamis utara tepatnya di Kecamatan Baregbeg pernah terjadi longsor. Material longsor menimbun pengendara motor dan yang diboncengnya saat melintas di jalur tersebut. Mereka berdua meninggal dunia.

Kontur tanah di jalur Ciamis utara itu gembur. Dengan demikian, bila diguyur hujan terus menerus, tebing-tebing itu mudah longsor.

Dian (40), warga Jalan Baregbeg menerangkan bila sedang hujan, melintas ke jalur Baregbeg memang cukup berbahaya. Longsor di jalur itu sering terjadi. Termasuk pohon-pohon tumbang.

Menurut dia, pada longsor 2014 yang menelan korban jiwa itu, arus kendaraan sempat dialihkan karena jalan tertutup tanah. Untungnya saat ini, area longsor maut tersebut sudah ditahan oleh tembok penahan tebing (TPT).

“Saya berharap sekarang juga lebih diperbanyak proteksi tebing di lokasi Jalan Baregbeg, baik pakai beronjong atau permanen ditembok,” kata dia. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.