Waspadai Celah Kelelahan, INDONESIA U-23 vs LAOS U-23

37
0
ASNAWI MANGKUALAM
Loading...

MANILA – Timnas Indonesia U-23 kembali berjuang demi peluang lolos ke babak selanjutnya saat bertemu Laos U-23 dalam laga pamungkas Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, hari ini (5/12). Menang menjadi harga mati karena andai kalah, posisi Indonesia akan sulit.

Jelang laga nanti, Garuda Muda–julukan Timnas U-23 dalam kondisi onfire. Mereka baru saja menang besar 8-0 saat melumat Brunei, Selasa (3/11) malam WIB. Menghadapi Laos, Indonesia punya peluang besar mendapatkan tiga poin.

Sebab lawan terbilang paling ‘lemah’ di Grup B setelah dalam empat laga, mereka baru meraih satu kemenangan. Kondisi itu harus dimanfaatkan oleh Garuda Muda.

Akan tetapi, Laos bukanlah pemain baru di sepakbola ASEAN sejak berpartisipasi dalam SEA Games 1997, Jakarta. Selama empat kali pertemuan di ajang yang sama, Laos baru sekali menang, sisanya menjadi milik Indonesia. Garuda Muda hanya sekali kalah di SEA Games 2009, Vietnam. Di partai terakhir, Garuda Muda takluk 0-2 dan gagal melaju ke babak semifinal.

Menghadapi laga penentuan tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri mengaku siap mati-matian agar memelihara peluang lolos ke babak selanjutnya. Ia bersyukur tidak ada pemain yang cedera di laga ketiga menghadapi Brunei Darussalam, Selasa kemarin. “Yang jelas kita persiapkan tim sebaik mungkin. Kita juga bersyukur tidak ada pemain cedera,” ungkap Indra Sjafri.

Meski demikian ia tak bisa memungkiri ada beberapa pemain yang kelelahan saat berhadapan dengan Brunei, kemarin. Hal itu menjadi alasan dirinya melakukan pergantian pemain saat anak asuhnya bertarung dengan Brunei. “Kita sudah menjalani empat pertandingan sejak awal, saya lihat ada beberapa pemain yang kelelahan, makanya kita tarik seperti Saddil Ramdani. Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diiinginkan ke depan,” jelas Indra.

Lebih lanjut, Indra belum mau banyak berbicara mengenai rotasi, pasalnya semua pemain yang ia boyong memiliki kualitas sama rata. “20 pemain yang kita bawa ke sini kualitasnya sama, jadi nggak ada perbedaan. Jadi, siapapun yang bermain, pastinya itu akan membawa dampak positif,” tegasnya.

Loading...

Hal serupa diungkapkan pemain andalan Timnas Indonesia U-23, Egy Maulana Vikri. Pemain yang kini bermain di Liga Polandia bersama Lechia Gdansk itu meminta doa dan dukungan masyarakat Indonesia untuk pertandingan pamungkas nanti. “Kita tak boleh takabur, ada pertandingan satu lagi (menghadapi Laos, Red). Intinya kami meminta doa dan dukungan dari masyarakat,” tegas Egy secara singkat.

Sebagaimana diketahui, kemenangan 8-0 atas Brunei kemarin membuka peluang Indonesia untuk bersaing ketat dalam perebutan tiket semifinal dengan Thaialnd dan Vietnam. Ya, kemenangan itu membuat indoensia naik ke peringkat dua dengan raihan sembilan poin dari empat pertandingan. Poin yang dimiliki skuat Garuda Muda sama dengan Thailand. Namun, Timnas Indonesia U-23 berhasil unggul dalam selisih gol.

Tim Garuda Muda berada di bawah Vietnam yang mengoleksi 12 poin dari empat laga. Jelas dengan raihan itu, Indonesia harus bisa meraih kemenangan atas Laos jika ingin tembus ke babak semifinal. Indonesia sendiri yang kini memiliki poin sama dengan Thailand hanya memiliki kelebihan satu gol.

Di atas kertas Indonesia lebih diuntungkan di laga pemungkas karena menghadapi Laos, tim dengan catatan kemasukan gol terbanyak kedua di Grup B, sedangkan Thailand harus bertemu Vietnam.

Jika laga Vietnam versus Thailand tuntas dengan hasil imbang, maka Indonesia otomatis lolos ke semifinal kalau menang atas Laos. (gie/fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.