Waspadai, Gelombang Setinggi 6 Meter

127
BERAKTIVITAS. Sejumlah perahu nelayan bersandar di Bantaran Kali Pasir Kabupaten Tangerang, Rabu (12/6/). Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan akan adanya gelombang setinggi enam meter menerjang perairan Indonesia selama empat hari ke depan.

Kepala Bagian Humas BMKG Taufan Maulana mengatakan gelombang setinggi enam meter tersebut akan diperkirakan akan melanda Perairan Barat Mentawai hingga Bengkulu, Perairan Barat Lampung, dan Samudera Hindia barat Mentawai hingga Lampung.

“Kemudian menerjang, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Lombok, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Jawa hingga Lombok,” katanya dalam siaran persnya, Rabu (12/6).

Sementara gelombang setinggi 2,5 sampai empat meter, lanjut Taufan, diperkirakan akan terjadi di Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Pulau Siberut, Samudera Hindia barat Aceh hingga Nias, Perairan Selatan Sumbawa-Pulau Sumba-Pulau Sawu, Samudera Hindia selatan Sumbawa hingga Sumba, dan Laut Arafuru.

“Untuk Perairan Timur Pulau Simeulue, Perairan Timur Kepulauan Mentawai, Selat Sape bagian selatan-Selat Sumba, Laut Sawu-Selat Ombai, Perairan Selatan Flores, Perairan Kupang-Rote, Laut Timor selatan NTT, Selat Karimata, Laut Jawa, dan Perairan Selatan Kalimantan berpotensi menghadapi gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter,” bebernya.

Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter juga diperkirakan akan terjadi di Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Timur Kepulauan Selayar, Laut Flores, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Bau Bau-Wakatobi, Perairan Manui-Kendari, Perairan selatan Pulau Buru-Seram, Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Laut Banda, Perairan Amamapare, serta Perairan Barat Yos Sudarso.

“Gelombang tinggi datang karena pola angin di wilayah utara ekuator yang umumnya berembus dari timur-selatan dengan kecepatan 4-15 knot dan di wilayah selatan ekuator yang umumnya berembus dari timur-tenggara dengan kecepatan 4-25 knot,” terangnya.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Pulau Enggano hingga selatan Jawa, Pulau Sawu-Pulau Rote, Laut Timor, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata-Kepulauan Tanimbar, Perairan Selatan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Laut Arafuru dan Perairan Yos Sudarso-Merauke. (gw/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.