Waspadai Teror Saat Dini Hari

632
0

TASIK – Masyarakat harus lebih waspada dalam beraktivitas, khususnya di saat dini hari baik waktu sahur atau setelah subuh. Pasalnya beberapa kali berandalan bermotor berulah di waktu tersebut.

Seperti yang terjadi pada Sabtu dini hari (25/5) sekitar pukul 04.00. Dari informasi yang dihimpun Radar, seorang driver Ojek Online (Ojol) dikejar sejumlah pengendara motor di Jalur HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya. Kuat dugaan, para pengejar driver Ojol tersebut adalah anggota berandalan bermotor atau geng motor. Salah satu dari berandalan motor itu diduga membawa senjata tajam.

Mengetahui dikejar berandalan motor, sang driver Ojol tersebut kemudian melajukan motornya ke Jalan Nagarawangi. Di sana, menjadi salah satu shelter tempat berkumpulnya driver Ojol.

Mengetahui rekannya dikejar kelompok yang diduga berandalan motor, para driver Ojol, yang berada di Jalan Nagarawangi itu pun, mengejar berandalan motor itu. Mereka berhasil mengamankan beberapa berandalan motor. Namun mereka tidak menemukan senjata tajam dari berandalan motor itu.

Salah satu remaja yang diamankan saat itu, sebut saja Bocil (16), mengaku tidak membawa barang berbahaya, terlebih senjata tajam. Menurut pengakuannya, yang membawa senjata tajam adalah temannya. Temannya tersebut kabur.

“Saya enggak bawa senjata,” tuturnya kepada Radar.

Satgas Gojek Tasikmalaya Eri mengakui salah satu driver Ojol ada yang dikejar berandalan bermotor pada Sabtu dini hari (25/5). Namun demikian, dia bersyukur rekannya itu tidak sampai terluka. “Karena jarak kejarnya pendek, dari Living Plaza sampai Nagarawangi,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (27/5).

Menyikapi hal tersebut, dia meminta mitra Ojol yang beroperasi dini hari selalu waspada. Salah satunya dengan komunikasi antara komunitas Ojol harus diperkuat. “Dan kita wajibkan teman-teman di lapangan untuk share lokasi setiap di jarak waktu tertentu, supaya tidak kehilangan jejak,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Tasikmalaya Kota AKPB Febry Kurniawan Ma’ruf sudah mendeteksi bahwa di masa sebelum dan setelah sahur merupakan waktu yang rawan. Pasalnya masih terpantau para remaja yang melakukan aktivitas berkumpul. “Memang ada kegiatan anak-anak muda yang patut kita antisipasi,” tuturnya, Rabu (15/5).

Ada pun jam yang dianggap rawan tidak hanya di malam hari saja. Menurutnya, pasca sahur gangguan berandalan bermotor masih perlu diwaspadai aparat. “Setelah berbuka puasa, menjelang sahur dan setelah sahur,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.