Wilayah Perkotaan Dikepung Banjir, Warga Sekitar Sungai Cimanuk Garut Mengungsi

181
0
MENDORONG MOTOR. Sejumlah pengendara nekat melintasi jalan yang tergenang banjir di Jalan Suherman Rabu (27/3). Beberapa jalan protokol di perkotaan Garut tergenang banjir. yana taryana / rakyat garut
Loading...

TAROGONG KIDUL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut Rabu sore (27/3), menyebabkan beberapa tempat serta jalan protokol di perkotaan Garut terendam air. Salah satunya yakni akses menuju Tasikmalaya, tepatnya Jalan Suherman.

Genangan air di depan Samsat Garut itu setinggi betis orang dewasa. Akibatnya, banyak pengendara sepeda motor memutar untuk menghindari banjir. Begitu juga roda empat.

“Banjir di sini (Jalan Suherman) baru kali ini terjadi. Sebelumnya belum pernah air menutup jalan seperti ini,” ujar Muhidin (42), salah satu pemilik warung di jalan tersebut kemarin.

Menurut dia, air yang menggenangi jalan merupakan air kiriman dari deerah yang lebih tinggi, yakni Tarogong Kaler. Saluran air di wilayahnya tidak bisa menampung sehingga meluap dan menggenangi jalan. “Seharusnya saluran air di sini diperbesar. Jadi tidak akan seperti ini (meluap),” terangnya.

Selain mengganggu pengendara, kata dia, luapan air juga mengganggu tempat jualannya. Sebagian tempat jualannya terendam air.

Loading...

Agung (26), salah seorang pengendara motor mengatakan banjir di Jalan Suherman jarang terjadi. Apalagi air sampai menutup jalan dan menghambat lalu lintas. “Biasanya cuma ada genangan air saja. Tapi ini parah banjirnya sampai sebetis,” ujar warga Desa Tarogong Kecamatan Tarogong Kidul itu. Dia pun tidak berani melintasi jalan itu karena takut motornya mogok.

Hal senada dikatakan Sigit (35), pengguna jalan lainnya. Menurut dia, genangan air tersebut bukan hanya di Jalan Suherman. Hampir di beberapa ruas jalan yang dilewatinya, seperti Jalan Terusan Pembangunan, Jalan Pembangunan, Jalan Ciateul dan Jalan KH Hasan Arif tepatnya di depan kampus Sekolah Tinggi Hukum Garut.

Terpisah, Dadang Juhana (45) warga Ciwalen RT 04/08 Kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota menuturkan akibat hujan deras yang mengguyur wilayahnya mengakibatkan beberapa rumah dan pesantren terendam banjir. “Tadi (kemarin) sempat terendam bajir. Kalau sekarang (kemarin malam) sudah mulai surut,” ujarnya saat dihubungi melalui saluran telepon. Menurut dia, tidak ada rumah rusak atau korban jiwa dalam banjir ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria mengatakan petugas BPBD Garut terus memantau lokasi yang terendam banjir, seperti di daerah Kampung Sudika, Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul. “Wilayah ini merupakan daerah rawan banjir akibat luapan Sungai Cimanuk. Sekarang warga yang terdampak sudah mengungsi,” terangnya sekitar pukul 20.00.

Untuk wilayah lainnya, kata dia, belum ada laporan lagi. Untuk ruas jalan yang terendam sekarang sudah surut dan bisa dilalui. “Saat ini (kemarin) kami belum menerima laporan terkait korban jiwa ataupun rumah rusak akibat banjir ini. Sekarang kami masih menyisir lokasi-lokasi rawan banjir,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.